Cara Memasang Speaker Mobil Yang Mudah

Ada kalanya, kamu ingin mengganti sistem audio bawaan mobil. Soalnya, audio bawaannya dirasa kurang memuaskan. Banyak penyebabnya, bisa jadi karena suaranya kurang mantap, atau bass-nya terlalu standar. Boleh banget kamu memasang speaker mobil untuk tambahan sistem audio atau mengganti yang lama dengan yang benar-benar baru. Semuanya bebas sesuai pilihanmu. Lagipula, kamu bisa memasangnya sendiri tanpa harus membawa mobilmu ke bengkel. Terutama jika kamu mengerti tentang otomotif. Yuk simak cara memasang speaker mobil yang mudah dilakukan sendiri.

Oleh karena itu, yang paling penting yaitu kamu benar-benar mengerti cara yang tepat untuk memasang speaker di mobilmu. Jika kamu tahu caranya, maka kamu bisa lebih mudah memasangnya sendiri. Ini juga lebih hemat karena kamu tak perlu mengunjungi bengkel untuk pemasangan speaker tersebut. Maka dari itu, mari kita simak cara yang tepat untuk memasang speaker di mobil.

1. Mengatur Jarak Antar Kabel yang Pas

Pertama-tama, kamu bisa memastikan dahulu bahwa kabel-kabel di subwoofer amplifier memiliki jarak yang berukuran pendek. Ini supaya mempermudah proses pemasangannya. Nantinya, amplifier bakal mengambil arus daya cukup besar dari sumber listrik atau accu mobil. Ini sebabnya kamu perlu memasang amplifier di chasis mobil. Setelah itu, hubungkan kabel remote dan head unit, sedangkan kabel plus dihubungkan dengan accu mobil.

2. Mempersiapkan Head Unit

Selanjutnya, kamu bisa mempersiapkan head unit. Lalu, tinggal ikuti panduan untuk memasang bodi kabel yang ada di bodi head unit. Setelah itu, dari head unit, output audio dimasukkan ke power amplifier audio. Kemudian, masukkan output power amplifier ke subwoofer dan pintu speaker.

3. Mengatur Bagian Rear Speaker

Setelah langkah kedua selesai, sekarang waktunya mensetting rear speaker. Bagian ini bisa di-setting dengan low pass filter atau LPF. Lalu, kamu tinggal menghubungkan output rear speaker dengan menggunakan speaker out woofer ukuran 12 inci.

4. Mengatur Power Amplifier

Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa ketika posisi head unit sedang off atau mati, maka kamu harus membuat power amplifier-nya off juga. Ini adalah saat kamu sedang tidak mendengarkan musik. Setting ini caranya sangat gampang, kamu bisa melihat bagian remote yang ada pada fitur head unit. Fungsi remote ini adalah alat yang mengoperasikan power amplifier dan head unit sehingga keduanya beroperasi secara harmonis.

Kamu bisa pastikan untuk menghubungkan kabel remote power amplifier ke power control di head unit dengan benar. Ketika ini terhubung, head unit harus on atau hidup. Ini berarti kabelnya mengirimkan sinyal listrik berdaya rendah secara otomatis, untuk ikut menghidupkan power amplifier.

5. Memasang Sekering

Langkah yang terakhir yaitu memasang fuse accu mobil atau sekering. Kamu bisa memastikan bahwa jarak ideal antara accu mobil dan kabel sekring kurang lebih 30 cm. Sebisa mungkin jarak tersebut tidak terlalu jauh maupun terlalu dekat dari lokasi panas mesin mobil. Kemudian, saat semua kabel sudah dipasang dengan tepat, kamu perlu mengikatnya agar rapi. Gunakan insulox untuk mengikat kabelnya supaya kelihatan makin rapi.

Demikian cara memasang speaker mobil yang baik dan benar. Tidak sulit, kok, yang penting kamu teliti dan juga berhati-hati saat memasangnya. Sebab, kamu akan bekerja dengan banyak kabel serta komponen sumber listrik yakni accu mobil. Namun, dengan berbekal pengetahuan serta kemampuan kamu di bidang otomotif khususnya mekanik kendaraan bermotor, nggak akan ada masalah berarti bagimu. Selamat mencoba.

Cara Merawat Mobil Manual Biar Mesinnya Awet

Sangat wajib hukumnya bagi para pemilik mobil dengan mesin manual untuk mengetahui bagaimana cara merawat mobil manual. Bagian mesin mobil dengan jenis apapun memang membutuhkan perawatan pada bagian mesinnya. Namun untuk mobil manual, akan lebih membutuhkan perawatan untuk mesin. Tidak ada dampak yang serius jika bagian mesin mobil tidak terlalu sering dirawat. Namun sebagai pemilik mobil, pastinya kamu ingin memiliki mobil dengan keadaan yang terus baik-baik saja bukan?

Ada beberapa hal yang yang bisa dilakukan untuk mendukung terawatnya mobil manual. Apa yang bisa dilakukan ini tak lain adalah untuk merawat bagian mesin. Berikut adalah empat cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat mesin mobil manual. 

  1. Memastikan Kopling Normal

Cara pertama yang bisa kamu aplikasikan sesegera mungkin adalah untuk memastikan keadaan kopling normal. Kopling yang normal akan memberikan kenyamanan ekstra ketika mobil digunakan. Lalu bagaimana cara untuk mengetahui kondisi kopling baik-baik saja?

Caranya adalah dengan memperhatikan perseneling ketika digerakkan. Tuas persneling yang terasa berat ketika digerakkan, bisa menjadi tanda bahwa kopling tidak baik-baik saja. Kopling yang tidak baik-baik saja ini paling sering disebabkan kampas yang sudah aus. Karena kampas yang aus, persneling akan lebih sulit digerakkan, sehingga mengganggu kenyamanan mengemudi.

Kamu bisa mengunjungi bengkel untuk memperbaiki kampas dan kopling ini supaya bisa lebih nyaman untuk mengemudi yang selanjutnya. 

  1. Mengecek Oli

Untuk selanjutnya kamu juga bisa melakukan pengecekan oli. Kamu tidak perlu mengunjungi bengkel atau memanggil seseorang yang yang pintar dalam bidangnya. Ada hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memastikan oli yang ada di dalam mobil masih baik-baik saja. Caranya adalah dengan meneteskan sedikit saja cairan oli ke dalamnya. 

Jika saat diteteskan terlihat ada serpihan-serpihan kecil benda padat, maka artinya oli harus diganti. Tanpa melakukan cara ini pun pastinya kamu sudah tahu bahwa per sekian ribu kilometer oli memang harus diganti. Perhatikan betul kapan oli harus diganti sesuai dengan buku petunjuknya. Semakin rutin oli diganti, maka mesin pada mobil manual akan terus bekerja dengan baik. Yang mana pada akhirnya bisa mempengaruhi usia mobil. 

  1. Merawat Aki

Aki juga harus dirawat karena Pastinya kamu tidak ingin mobil akan mogok ketika digunakan nanti. Cara yang sangat sederhana untuk diaplikasikan dalam merawat aki adalah memastikan ketinggian air pada level yang seharusnya. Di setiap wadah aki, akan ada garis penanda yang bisa kamu jadikan tolak ukur. Selanjutnya kamu juga bisa memanfaatkan voltmeter untuk mengukur tegangan aki. Hal ini dilakukan supaya kamu mengetahui apakah aki masih dalam keadaan baik atau harus diganti atau diperbaiki. 

  1. Mengisi Secukupnya Air Radiator

Air wiper atau air radiator yang cukup akan sangat mempengaruhi performa mobil ketika digunakan. Karena mempengaruhi performanya, kenyamanan menggunakan mobil juga bisa terpengaruhi oleh air ini. Oleh karena itu, cara merawat yang selanjutnya adalah untuk memastikan bahwa air radiator yang terisi sudah cukup. Kamu juga harus segera mengganti air radiator jika memang sudah dibutuhkan. 

Mungkin akan terasa sulit untuk mengaplikasikannya sebagai orang awam. Namun setelah satu kali mencobanya, kamu tidak akan bingung lagi kedepannya. Maka dari itu, lebih baik sesegera mungkin untuk mencobanya supaya kamu bisa menjadikannya sebagai rutinitas untuk mendukung usia mobil yang panjang. 

Cara Merawat Mobil Matic Agar Tetap Awet

Bagaimana cara merawat mobil matic wajib diketahui oleh setiap pemilik mobil dengan mesin matic. Bukan sembarang perawatan, sebab sebagian pemilik matic menilai mobil dengan mesin matic cukup rewel sehingga pemiliknya harus benar-benar hati-hati.

Bukannya menakut-nakuti, tetapi memang jika kamu seorang pemilik mobil mesin matic harus lebih berhati-hati dan rajin-rajin merawat. Lalu perawatan seperti apakah yang dibutuhkan oleh mobil dengan mesin matic? Berikut beberapa perawatan yang bisa segera kamu aplikasikan pada mobil kesayangan.

  1. Membersihkan Lubang Ventilasi Pada AC

Perawatan untuk mobil matic yang satu ini tidak cenderung untuk visual atau estetika, melainkan untuk kesehatan semua orang yang menggunakan mobil nantinya. Dengan ventilasi AC yang bersih maka akan bersih dan menyehatkan pula udara yang dikeluarkan. Bayangkan jika lubang ventilasi pada AC kotor, bukankah akan sangat mengganggu pernapasan? Apalagi jika kamu atau salah satu pengguna mobil nanti memiliki pernapasan yang sensitif.

Untuk membersihkan lubang pada ventilasi AC kamu bisa menggunakan kemoceng terlebih dahulu. Setelah bebas dari debu yang tampak, kemudian bersihkan debu yang tak terlihat dengan kanebo yang telah dibasahi. Penting untuk melakukan dua step ini supaya benar-benar bersih dari debu. Setelah membersihkan menggunakan kanebo basah kemungkinan besar kamu akan melihat kotoran di sana, itulah mengapa dibutuhkan pembersihan ganda.

  1. Merawat Interior Jok

Ada dua cara yang bisa dipilih salah satunya untuk merawat atau membersihkan interior jok. Pertama, kamu bisa memilih untuk membawanya ke bengkel atau jasa pembersihan jok mobil. Pilihan yang kedua adalah untuk membersihkannya sendiri.

Jika kamu memutuskan untuk membersihkan sendiri maka caranya adalah dengan membuka seluruh pintu mobil supaya debunya nanti benar-benar bisa keluar. Setelah dibuka semua, bersihkan perlahan jok menggunakan kemoceng. Jika sudah, ada dua pilihan lagi yang bisa dipilih.

Kamu bisa melanjutkannya dengan membersihkan menggunakan shampo jok mobil. Namun jika kamu tidak memiliki banyak waktu, kamu bisa cukup dengan membersihkannya menggunakan lap atau kanebo basah.

  1. Membersihkan Spion Dalam

Jangan sampai pandangan terganggu hanya karena spion yang kurang jernih. Spion bagian luar memang harus bersih, begitu juga dengan spion bagian dalam. Lagipula, jika spion bagian dalam bersih kamu bisa memastikan tampilanmu oke ketika keluar dari mobil.

Cara membersihkannya mudah saja, kamu bisa menggunakan cairan penyemprot kaca dan mengelapnya. Atau hanya dengan kemoceng dan kanebo saja. caranya masih sama dengan cara membersihkan lubang ventilasi.

  1. Membersihkan Dashboard

Bagian lainnya yang kemudian harus dirawat adalah untuk membersihkan dashboard. Apalagi jika memang dashboard ini sangat kamu andalkan, entah untuk menaruh benda atau lainnya. Sebagian orang juga menggunakan dashboard untuk menaruh makanan, jika kamu salah satunya maka sangat penting untuk memastikan dashboard selalu bersih supaya makanan tetap sehat.

Untuk membersihkannya pun cukup sama dengan cara-cara sebelumnya. Pertama-tama gunakan kemoceng untuk membersihkan debu, baru kemudian bersihkan menggunakan kanebo atau lap basah. Mudah bukan? Sebaiknya membersihkannya lebih perlahan, jangan sampai air pada kanebo tertinggal di dalamnya. Karena dengan demikian, sama saja kotoran akan tertinggal di sana.

Sangat mudah untuk memberikan perawatan sederhana pada mobil matic kesayangan kamu. Apa yang dilakukan sederhana, namun impactnya bisa besar. Akan ada bagian-bagian mobil yang lebih bersih dari sebelumnya sehingga kesehatan pengguna mobil bisa lebih terjaga ketika berada di dalam mobil. Berikut cara merawat mobil matic yang benar.

Cara Menghilangkan Bau Mobil Kesayangan Kamu

Cara menghilangkan bau di mobil tentunya membuat kamu penasaran. Bagi kamu yang memiliki mobil tentu kejadian mobil bau sangat tidak mengenakkan. Bagaimana tidak, bau yang muncul di mobil dapat mengganggu kamu selama dalam perjalanan. Selain itu jika dibiarkan secara terus menerus bau tersebut lambat laun justru akan menjadi racun karena terhirup oleh kamu dan keluarga. Untuk itu kamu harus memutar otak bagaimana cara membersihkan mobil dan menghilangkan baunya.

Pilihan untuk memasang pewangi mobil pun dilakukan. Kamu dapat memilih pewangi mobil yang sesuai dengan favorit atau cari yang menyegarkan sehingga membuat kamu rileks saat berkendara. Namun pastikan kamu memasangnya dengan benar. Karena jika tidak, pewangi mobil dengan tipe semprot bisa membahayakan kamu. Padahal tipe semprot ini cukup praktis dan wanginya lebih tahan lama. Apa saja yang harus diperhatikan ketika memasang pewangi mobil?

  1. Letakkan Jauh Dari Sumber Api

Jika kamu menyukai pewangi mobil dengan tipe spray atau semprot, maka kamu perlu memperhatikan meletakkan pewangi di dalam mobil. Simpan di tempat yang sejuk dan aman. Hindari untuk meletakkan kaleng dari semprotan pewangi mobil di tempat yang dekat dengan sumber api atau yang mudah terbakar. Contohnya seperti pemantik api.

Hal ini dapat menimbulkan ledakan yang tidak diinginkan di mobil kamu.

  1. Diamkan Beberapa Saat

Setelah kamu menyemprotkan pewangi ke dalam mobil, jangan langsung digunakan berkendara. Biarkan selama beberapa saat tanpa ada orang didalamnya agar tidak terhirup dan membahayakan kesehatan. Tentunya kesehatan lebih mahal daripada menghilangkan bau tidak sedap mobil kamu bukan.

  1. Letakkan Pewangi Mobil Jenis Lain Pada Posisi yang Tepat

Selain pewangi semprot, ada jenis pewangi mobil lainnya yakni cairan, gel dan juga pewangi padat. Kamu dapat meletakkan pewangi ini di tempat yang tepat misalnya digantungkan pada kaca. Mengapa peletakkan pewangi ini harus tepat? karena jika kamu salah meletakkan maka akan ada risiko pada kesehatan.

  1. Hindari Pewangi Lavender

Pastinya di antara kamu ada yang menyukai aroma lavender. Lavender memiliki keunggulan untuk menenangkan sehingga cocok digunakan sebagai essential oil untuk mengatasi kesulitan tidur. Nah, aroma lavender ini sebaiknya dihindari jika akan dipasang sebagai pewangi mobil. Pewangi mobil dengan aroma lavender akan membuat kamu rileks sehingga mudah mengantuk.

Tentunya mengantuk saat berkendara akan mendatangkan musibah yang tidak diinginkan. Aroma lain yang dapat memicu kantuk selain lavender adalah citrus dan juga pinus. Kedua aroma ini memang sangat menyegarkan, namun efek dari wewangian mobil ini juga dapat menimbulkan kantuk selama berkendara.

  1. Lindungi dari Sinar Matahari

Pernahkah Anda meletakkan pewangi mobil pada dashboard? Jika ya sebaiknya kamu hentikan sekarang juga. Karena, meski meletakkan pewangi pada dashboard ini bertujuan agar aromanya menyebar hingga ke belakang mobil, namun pewangi tersebut akan terpapar sinar matahari langsung. Efeknya? Akan muncul zat yang dapat berdampak kurang baik untuk kesehatan tubuh kamu ketika terhirup.

  1. Membuka Kaca Mobil Sesaat

Meski telah menggunakan pewangi mobil yang tepat, ada hal yang cukup penting untuk diperhatikan. Ini cukup simpel dan terkesan sepele namun berdampak cukup besar. Anda sebaiknya membiasakan diri untuk membuka kaca sesaat sebelum menyalakan mesin mobil. Hal ini bertujuan agar sirkulasi udara selama mobil di tutup dapat bertukar dengan udara luar dengan lancar.

Sehingga pewangi yang ada di dalam mobil pun akan bekerja dengan lebih baik dalam menebarkan aroma wewangiannya. Berikut cara menghilangkan bau mobil kamu.

Cara Irit Bensin Mobil dengan Mengenali Mesin

Cara irit bensin mobil yang dapat kamu lakukan adalah dengan melihat spesifikasi dari kendaraan itu. Siapa sih yang nggak ingin kendaraan roda empatnya tetap dapat melaju kencang tanpa boros bensin? Semua orang ingin menghemat bensinnya, sehingga pengeluaran dalam hal ini nggak terlalu melonjak. Jangan sampai karena kamu ingin terlalu menghemat kamu harus menahan keinginan untuk ke luar rumah, bahkan sampai membeli bensin eceran yang dapat merusak kendaraanmu sendiri. Yuk simak cara irit bensin mobil kamu dengan mudah.

Bahan bakar dapat menentukan kesehatan mesin mobil kamu untuk jangka waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu sebaiknya kamu mengetahui spesifikasi mesin mobil agar dapat diisi bensin yang sesuai. Salah memilih bahan bakar juga justru membuat kamu semakin boros bensin lho. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan? berikut tips menghematnya.

  1. Ketahui Oktan dari Mesin Mobil

Bagi kamu yang baru saja memiliki mobil sendiri, penting rasanya untuk mengetahui oktan dari kendaraan tersebut. Apa itu oktan? Oktan adalah angka pada mesin yang ketika bensin terbakar maka akan menunjukkan berapa besaran tekanan maksimum yang diberikan. Jika kamu teliti lagi, bensin serta udara dalam bentuk gas pada mesin ini dapat terbakar dengan sendirinya sebelum percikan api pada busi mengenainya. Bisa dikatakan bahwa semakin kecil oktannya, maka akan semakin lama pula bensin terbakar.

Jika pembakarannya tidak spontan, maka mesin akan mengalami knocking. Kamu sebaiknya menghindari angka oktan menjadi terlalu rendah dengan cara memilih bahan bakar yang pas agar angka oktan sesuai dengan kompresi mobil tercinta. Pasalnya rasio kompresi mesin yang tinggi akan lebih cocok dengan bahan bakar dengan oktan yang tinggi pula.

Oktan memiliki nilai yang disebut dengan Research Octane Number (RON) di mana semakin tinggi nilai oktan maka akan menghasilkan timbal yang semakin sedikit dari adanya proses pembakaran. Oktan yang terlalu rendah akan lebih sulit untuk terbakar di mana bahan bakar akan lebih sulit untuk menguap. Hal ini akan menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar mobil.

  1. Kenali Rasio Kompresi

Setiap mobil memiliki rasio kompresi berbeda. Bahan bakar yang digunakan pun memiliki oktan yang berbeda pula. Maka kamu perlu  melakukan penyesuaian pada rasio kompresi mesin dengan nilai oktannya. Inilah sebabnya kamu harus mengenali spesifikasi kendaraan, yang dapat dilihat pada buku manual bawaan dari mobil tersebut. Atau kamu juga bisa mencarinya di internet sesuai dengan tipe mobil yang dimiliki.

Dengan mengenali rasio kompresi ini maka kamu diharapkan akan mengetahui rasio volume ruang pembakaran mulai dari kapasitas yang terbesar hingga terkecil. Jika merajuk pada piston, maka rasio yang disebutkan adalah rasio dari volume silinder serta ruang bakar ketika piston ada di titik mati bawah dan juga titik mati atas. Rasio kompresi yang cenderung tinggi dapat menimbulkan ekstrak mekanis yang cukup banyak dari campuran udara bensin pada mesin. Sehingga efisiensi dari termalnya akan tinggi.

  1. Mengetahui Jenis Mesin Mobil

Mesin mobil yang berbeda-beda membuat kamu harus mengetahui terlebih dahulu sebelum menentukan bensin, misalnya mesin diesel dan mesin bensin. Pertama adalah mesin diesel yang umumnya terpasang pada SUV, truk serta bis. Mesin diesel memiliki mesin berkapasitas besar dengan turbo sebagai pendongkrak tenaga.

Terdapat 3 titik nyala api yang lebih tinggi pada mesin diesel sehingga bahan bakar yang direkomendasikan adalah Pertamina Dex atau Dexlite dengan jenis solar. Sedangkan pada mesin bensin yang umum tidak sekompleks mesin diesel dan kamu dapat menggunakan bensin Premium, Pertamax, Pertalite serta Pertamax Turbo.

Cek Cara Mencuci Mobil Dengan Benar!

Kendaraan pribadi sudah menjadi salah satu barang yang sangat penting untuk dirawat dan dijaga. Apalagi kalau kendaraan pribadi itu adalah sebuah mobil. Seperti yang sudah kamu ketahui kalau mobil mempunyai harga yang lebih mahal dari kendaraan pribadi lainnya seperti sepeda motor. Maka dari itu, sebagai pemilik mobil kamu harus merawat dan menjaga kondisi mobilmu secara menyeluruh. Daripada kondisinya nanti semakin parah atau bahkan rusak dan membuatmu harus mengeluarkan budget yang lebih banyak bukan? Merawat kondisi mobil ini bisa kamu lakukan sendiri dengan mudah di rumah. Dikarenakan mempunyai banyak sekali bagian dan komponen, merawat kondisi mobil bisa kamu mulai dari satu bagian ke bagian satunya lagi. Kamu bisa mulai pada bagian yang paling sering terlihat yaitu bagian luar atau eksterior mobil. Terdapat beberapa cara untuk merawat bagian ini salah satunya adalah dengan mencucinya. Untuk mengetahui cara mencuci mobil pada bagian luarnya cek tulisan di bawah ini ya.

Cara Mencuci Mobil Pada Bagian Luarnya

Terdapat beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencuci mobil. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk bisa mencuci bagian mobil luarmu dengan baik dan benar.

1. Siapkan Alat dan Bahan

Sebelum mulai mencuci mobil, ada beberapa alat dan bahan yang harus kamu siapkan. Untuk alat-alatnya sendiri kamu harus menyiapkan sponge busa, sikat kecil, ember, selang air, kain lembut, dan kanebo. Di sisi lain, untuk bahan-bahannya sendiri kamu bisa menyiapkan shampoo khusus mobil, pengkilap cat mobil, dan pengkilap ban. Pastikan untuk menyiapkan semua alat dan bahan ini agar pencucian mobil bagian luar yang kamu lakukan bisa efektif.

2. Cuci Mobil Secara Menyeluruh

Setelah semua alat dan bahan terkumpul, kamu bisa mulai mencuci mobil. Pertama, pastikan kalau semua bagian pintu dan jendela mobil sudah tertutup rapat. Hal ini dilakukan untuk menghindari air masuk ke bagian dalam mobil. Setelah itu, nyalakan keran air dan basahi seluruh bagian luar mobil dengan air. Gunakan selang air agar proses ini lebih mudah. Tekanan air dari selang juga bisa membantumu untuk melunturkan kotoran atau kerak yang menempel pada mobil. Arahkan air ini ke seluruh badan luar mobil, ban, velg, dan bagian bawah mobil.

Ketiga, isi ember dengan air dan campurkan shampoo khusus mobill sampai berbusa. Gunakan spons busa untuk mengaplikasikan air shampoo tersebut ke badan mobil. Aplikasikan shampoo mobil ini ke seluruh bagian mobil. Gosok bagian cat mobil yang kotor dengan sponge busa. Untuk bagian ban dan velg, kamu bisa menggunakan sikat kecil. Sikat perlahan bagian yang kotor sampai bersih. Lakukan bagian ini hingga mobil bersih. Siram kembali mobil dengan air dan bilas hingga bersih.

3. Keringkan dan Kilapkan

Setelah mobil selesai dicuci dan dibilas, kamu harus langsung mengeringkannya. Keringkan seluruh bagian mobil khususnya cat mobil dengan kanebo. Jangan biarkan mobil kering dengan sendirinya karena air yang mengering akan meninggalkan noda yang tidak enak dipandang. Kalau mobil sudah kering, kamu bisa mulai mengkilapkan bagian mobil. Gunakan kain lembut dan pengkilap cat mobil di atasnya. Gosokkan kain yang tersebut ke seluruh permukaan cat mobil hingga mengkilap. Kamu juga bisa melakukan proses ini pada bagian velg mobil. Untuk bagian ban, kamu bisa melakukan hal yang sama namun dengan menggunakan pengkilap ban. Pastikan untuk menggunakan sisi lain dari kain tersebut agar kotoran tidak menempel. cek cara mencuci mobil pada bagian luarnya dan bisa dipraktekan cara ini dengan mudah di rumah.

Cara Mengkilapkan Cat Mobil Agar Makin Kinclong

Bagian luar mobil atau yang biasa disebut eksterior sangatlah penting. Pasalnya, bagian inilah yang akan dilihat terlebih dahulu dari sebuah mobil. Maka dari itu, banyak sekali pemilik mobil yang menaruh perhatian lebih pada bagian luar mobil ini khususnya cat mobil. Cat mobil yang mulus, bersih, dan kinclong pastinya menjadi idaman. Dengan kondisi cat mobil seperti ini, mobilmu pasti akan tampil keren dan menawan. Namun, ada kalanya cat mobil terlihat kusam dan tidak terawat. Berikut cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong dengan mudah.

Hal ini bisa saja disebabkan oleh faktor luar seperti debu, kotoran yang menempel, dan paparan sinar matahari berlebih. Kamu sebagai pemilik pasti akan risau kalau melihat kondisi cat mobil seperti ini bukan? jangan khawatir! Sekarang ada cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong. Setelah catnya kinclong, pastinya kamu harus menjaga dan merawat agar warnanya tidak lagi kusam. Penasaran? Ikuti terus penjelasan di bawah ini ya.

Cara Mengkilapkan Cat Mobil Agar Makin Kinclong dan Menjaganya

Terdapat beberapa cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong dan menjaga warnanya agar tetap kinclong. Kamu bisa mengikuti cara-cara ini dengan mudah di rumah. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukannya.

1. Cuci Mobil Dengan Shampoo Khusus Mobil

Untuk membuat cat mobilmu lebih kinclong, pastinya kamu harus mencuci mobilmu. Dengan mencuci mobil, kamu bisa menghilangkan segala jenis kotoran yang menempel pada bagian terluar mobil. Jangan salah, kotoran-kotoran inilah yang biasanya membuat cat mobilmu terlihat kusam dan tidak cantik. Maka dari itu, mencuci mobil merupakan langkah pertama yang harus kamu lakukan.

Namun satu hal perlu diperhatikan adalah penggunaan shampoo khusus mobil. Jangan gunakan sabun cuci biasa saat mencuci mobilmu. Hal ini dikarenakan pH sabun cuci biasa dengan shampoo khusus mobil pastinya berbeda. Kadar pH yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa merusak cat mobil dan membuatnya kusam. Jadi pastikan untuk menggunakan shampoo khusus mobil ya.

2. Gosok Permukaan Dengan Clay Bar dan Keringkan Dengan Kanebo

Saat mencuci mobil, ada baiknya kalau kamu menggunakan clay bar. Clay bar merupakan benda berbahan dasar karet yang elastis dan lembut. Benda ini bisa kamu gunakan untuk menggosok permukaan badan mobil. Clay bar efektif untuk menghilangkan berbagai macam kotoran yang menempel. Dengan begitu, pencucian mobil yang kamu lakukan bisa lebih efektif.

Pastikan untuk menggunakan clay bar saat mobil dalam keadaan basah dan sudah dilumuri shampoo mobil. Kalau semua kotoran sudah hilang, bilas mobil dengan air bersih dan langsung keringkan dengan kanebo ya! Jangan membiarkan air bekas bilasan mengering dengan sendiri karena bisa meninggalkan noda yang tidak enak dilihat. Jadi, pastikan untuk mengeringkan mobil kamu dengan kanebo setelah selesai mencucinya ya!

3. Tutup Mobil Dengan Cover Pelindung

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan cover pelindung. Kalau semua langkah di atas sudah kamu lakukan, hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah memakaikan cover pelindung pada mobilmu. Cover pelindung khusus mobil akan melindungi badan mobil secara keseluruhan dari atas hingga bawah.

Dengan begitu, badan mobil khususnya cat mobil tidak akan cepat kotor dan kusam. Penampilan mobil bisa selalu terjaga dan terawat. Itulah cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong. Mudah sekali bukan? Jadi, jangan lupa merawat kondisi cat mobil agar tampilannya bisa selalu cantik ya!

Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai!

Mobil memang menjadi salah satu kendaraan yang banyak sekali dimiliki orang. Selain bisa memuat lebih banyak orang maupun barang, mobil juga dirasa lebih private. Hal ini dikarenakan bagian badannya yang tertutup secara keseluruhan. Kamu juga bisa bebas mengendarai di berbagai cuaca dengan aman seperti pada saat hujan badai sekalipun. Maka tidak heran kalau banyak sekali orang yang memiliki mobil sebagai kendaraan pribadi di samping sepeda motor. Berikut tips merawat mobil yang jarang dipakai agar tetap prima.

Namun, ada kalanya mobil milikmu tidak dipakai dalam beberapa waktu. Hal ini bisa terjadi saat kamu pergi berlibur atau dinas ke luar kota sehingga mobil tidak dipakai. Untuk menjaga mobilmu yang jarang dipakai ini, kamu bisa mengikuti beberapa tips merawat mobil yang jarang dipakai. Mobil sendiri terdiri dari banyak sekali bagian dan komponen. Pada tulisan ini, kamu akan difokuskan untuk merawat bagian eksterior dan interiornya terlebih dahulu. Yuk, simak terus supaya tidak ketinggalan informasi penting ini!

Tips Merawat Bagian Eksterior dan Interior Mobil Yang Jarang Dipakai

Mobil memiliki banyak sekali bagian dan komponen yang harus kamu perhatikan dan rawat. Terlebih lagi kalau mobil milikmu jarang dipakai. Untuk mobil yang jarang dipakai, kamu tidak perlu khawatir. Kamu cukup mengikuti tips merawat mobil yang jarang dipakai agar mobilmu bisa selalu terjaga dan terawat bentuknya. Kali ini, kita akan mulai dari merawat bagian eksterior dan interior mobil.

1. Bersihkan Bagian Luar dan Dalam Mobil

Sebelum meninggalkan mobil dalam waktu lama atau setelah mobilmu tidak digunakan dalam waktu lama, kamu harus membersihkannya. Pembersihan ini mencakup bagian luar dan dalam mobil. Hal ini dilakukan agar kotoran yang ada tidak bertumpuk dan menjadi kerak. Apalagi kalau ada kotoran di bagian dalam mobil.

Hal ini bisa mengundang hewan pengerat maupun serangga bersarang di dalam mobilmu loh! Kamu tidak mau hal seperti ini terjadi bukan? Jadi, pastikan untuk membersihkan semua bagian mobil sebelum maupun setelah mobil tidak digunakan dalam jangka waktu lama.

2. Tutup Rapat Semua Bagian

Sebelum meninggalkan mobilmu untuk pergi liburan atau dinas ke luar kota, pastikan semua bagian tertutup dengan sempurna. Misalnya saja bagian pintu, jendela, kap mobil, dan bagasi mobil. Hal ini dilakukan supaya tidak ada debu, kotoran, atau bahkan hewan yang masuk ke dalam mobilmu. Dengan begitu, bagian dalam mobil akan terlindung dengan sempurna.

3. Tutup Mobil Dengan Cover Pelindung

Selain melindungi bagian dalam mobil, bagian luar mobil pastinya tidak kalah penting. Kamu bisa melindungi bagian luar mobil dengan cover pelindung khusus mobil. Cover pelindung khusus mobil ini biasanya akan menutupi mobil secara keseluruhan. Dari bagian atap hingga ban. Dengan begitu, bagian luar mobil khususnya cat mobil kamu akan terhindar dari paparan sinar matahari langsung, debu, dan lainnya. Cover pelindung khusus mobil ini tidak mahal kok! Kamu bisa mendapatkannya dengan mudah di toko-toko otomotif atau toko barang rumah tangga.

4. Gunakan Kapur Barus

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan untuk merawat mobil yang jarang dipakai adalah menggunakan kapur barus. Kapur barus atau kamper berfungsi sebagai pengharum ruangan, menjaga kelembaban, dan juga pengusir serangga. Kamu bisa meletakkan kapur barus pada bagian lantai mobil khususnya di bawah kursi. Dengan begitu mobil bisa tetap harus dan serangga enggan masuk ke mobilmu.

Itulah beberapa tips merawat mobil yang jarang dipakai pada bagian eksterior dan interiornya. Mudah sekali bukan? Jadi, jangan malas-malas untuk merawat mobil milikmu ya!

Sebelum Mengecek Harga Ban Truk, Simak Dulu Cara Memilihnya

Memilih ban truk yang berkualitas amatlah penting sebelum kamu cek harga ban truk demi meningkatkan kinerja kendaraan serta meningkatkan keselamatan kamu dalam menggunakan kendaraan. Ban adalah bagian yang penting untuk sebuah kendaraan roda empat. Ban adalah komponen kendaraan yang berhubungan langsung dengan jalan sehingga ban harus mendapatkan perhatian ekstra. Salah satu cara meningkatkan keselamatan serta kenyamanan berkendara adalah dengan memilih ban yang bagus, apalagi untuk kendaraan seperti truk yang merupakan kendaraan berat yang mana biasanya membawa beban dan digunakan untuk melewati jalur-jalur yang terjal. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk memilih ban yang bagus dan berkualitas. Berikut adalah cara memilih ban. Sebelum mengecek harga, pastikan kamu tahu cara memilihnya.

Cara Memilih Ban Truk Berkualitas

Memilih ban untuk truk dengan kualitas yang bagus sangat penting, dalam memilih ban truk yang berkualitas, terdapat beberapa aspek yang harus kamu perhatikan.

  1. Memperhatikan Merek Ban

Kamu harus memperhatikan merek ban yang ingin kamu beli. Sama seperti komponen truk lainnya yang ada di pasaran, merek menjadi standar kualitas utama yang dapat kamu jadikan sebagai acuan. Terdapat beberapa merek ban terkenal serta dapat dipastikan bahwa produknya memiliki kualitas yang bagus. Kamu bisa mulai membaca berbagai macam review tentang sebuah merek ban yang bagus tersebut dari internet atau mana saja yang bisa memberikan kamu informasi mengenai merek ban tersebut. Jika kamu sudah yakin dengan merek tersebut, maka tidak perlu berpikir panjang lagi dalam membelinya.

  • Memilih Tipe Ban

Hal selanjutnya yang bisa kamu perhatikan adalah memilih tipe ban all season dengan jangka waktu penggunaan yang cukup lama. Ban jenis all season ini mempunyai tingkat kenyamanan dengan standar yang cocok untuk digunakan sebagai ban trukmu. Standar dari pemilihan ban truk adalah dengan mengenali ukuran ban serta statistik ban. Kedua hal tadi memang berhubungan dan penting untuk mendukung kenyamanan dan keselamatanmu selama menggunakan kendaraan. Untuk kendaraan seperti halnya truk, kamu sebaiknya memilih ban dengan ukuran yang sesuai dengan standar. Teruntuk tipe ban, kamu bisa memilih ban yang sudah disesuaikan dengan jenis kendaraan dan kebiasaan berkendaramu.

  • Mengetahui Jenis-jenis Ban

Jika truk milikmu sering digunakan untuk membawa beban berat serta menyusuri jalanan yang terjal, maka kamu bisa memilih ban radial dengan jenis kendaraan LT maupun light truk. Terdapat beberapa aspek yang perlu kamu perhatikan serta pertimbangkan saat memilih ban untuk truk milikmu. Terutama yang paling penting adalah dengan mengetahui jenis-jenis ban truk. Pada dasarnya, terdapat dua jenis ban, yakni ban bias dan ban radial. Ban bias dibuat dari karet yang kuat dan tebal dengan menggunakan alur di dinding samping ban dan permukaan ban dibuat dari benang yang ditenun dengan cara menyilang.

Sementara, untuk ban radial, dibuat dari karet yang lembut dan lentur tanpa menggunakan alur, dan tidak terlalu tebal dengan permukaan yang halus. Ban bias dinilai lebih unggul dengan adanya kekuatan menopang beban dan traksi lebih saat kamu melintasi medan yang berlumpur. Mengenai keunggulan ban radial, ban ini memiliki daya cengkeram ke permukaan aspal yang baik. Ban bias cocok untuk digunakan sebagai ban truk yang seringkali digunakan untuk menempuh medan jalanan dengan kontur yang tidak rata. Sebaliknya untuk ban radial, ban ini cocok untuk kendaraan yang beroperasi di jalan maupun medan yang halus seperti halnya jalanan kota maupun tol. Sebelum mengecek harga, pastikan kamu tahu cara memilihnya.

Mau Ban Mobil Terbaik Tetap Awet?

Pasti kamu sudah tahu, dong kalau ban memiliki peran penting pada kendaraan. Ban merupakan penentu apakah kendaraan termasuk layak jalan apa tidak. Sebab ban merupakan salah satu faktor penting untuk keselamatan kamu saat berkendara. Namun walaupun sudah mengetahui pentingnya peran dari ban, tidak semua orang memiliki kesadaran untuk merawatnya dengan benar. Padahal merawat ban sebetulnya bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Hanya tergantung dari kemauan kamu saja, kok. Mau ban mobil awet? Simak tipsnya.

Selalu Cek Tekanan pada Ban secara Berkala 

Cara mudah pertama yang bisa kamu lakukan supaya ban tetap dalam kondisi prima adalah dengan mengecek tekanannya. Tekanan angin pada ban ini bisa kamu lakukan secara berkala minimal 1 bulan sekali atau sesuai kebutuhan. Terlebih bila mobil sering dipakai untuk perjalanan jauh. Pastikan juga tekanan angin ban sudah sesuai standar yang dianjurkan. Tidak lebih dan juga tidak kurang. Mobil bisa boros bahan bakar bila tekanan angin pada ban kurang. Sedangkan bila terlalu keras, permukaan ban lebih cepat halus dan bisa menyebabkan ban mudah pecah.  

Jangan Lupa Memasang Penutup Ban 

Setelah mengisi tekanan angin pada ban, jangan lupa untuk kembali memasang penutupnya. Hal ini kelihatannya sepele namun tidak jarang karena buru-buru banyak orang lupa untuk memasang kembali penutupnya. Ban yang tanpa penutup tentu bisa mengurangi tekanan angin yang menyebabkan ban mengalami kebocoran. 

Lakukan Spooring dan Balancing secara Berkala 

Secara berkala bawa mobil ke bengkel untuk melakukan spooring dan balancing. Cara ini perlu rutin dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan saat berkendara. Selain itu spooring dan balancing juga bisa dilakukan pada saat kamu rasakan ban bergetar pada kecepatan tertentu, penggantian ban baru atau saat merotasi ban.  

Jangan Lupa Merotasi Ban  

Merotasi ban seringkali dilupakan oleh para pemilik mobil. Padahal cara ini bisa lebih memperpanjang umur dari ban yang kamu beli dengan harga ban mobil terbaik. Biasanya ban bagian depan lebih cepat botak karena lebih rentan terjadi gesekan. Jadi sebelum ban depan menjadi botak, bisa merotasi ban depan dengan ban belakang. Kamu bisa melakukan cara ini setiap 7.500 – 10.000 km. Dengan merotasi ban selain bisa lebih awet juga lebih hemat pengeluaran, lho.  

Lakukan Pengecekan secara Visual 

Untuk melakukan pengecekan visual kamu tidak perlu membawa mobil ke bengkel. Bisa kamu lakukan sendiri, kok. Contohnya, bila terlihat ban mobil terdapat tonjolan, terdapat sayatan, dinding ban terlihat retak-retak maka kamu perlu waspada dan untuk amannya segera beli ban baru dengan harga ban mobil terbaik. Sebab ban dalam kondisi seperti di atas daya tahannya sudah berkurang dan berisiko pecah bila terus digunakan. Tidak ingin mengalami peristiwa ban meledak saat dalam perjalanan, kan? Jadi segera ganti ban mobil kamu dengan yang baru.  

Bawa Barang Sesuai Anjuran dan Pakai Ban Sesuai Ukuran 

Jika kamu beraktivitas atau bepergian, usahakan membawa barang secukupnya saja. Mobil yang sarat muatan bisa cepat merusak kondisi ban. Dan yang terakhir kamu wajib memakai ban dengan ukuran dan indeks ban yang dianjurkan. Mobil jenis MPV tentu memiliki ukuran yang berbeda dengan jenis city car. Nah, dengan memperhatikan beberapa hal seperti di atas, maka ban mobil kamu pun bisa berumur panjang. Mau ban mobil awet? Simak tipsnya.