Cara Menghilangkan Bau Mobil Kesayangan Kamu

Cara menghilangkan bau di mobil tentunya membuat kamu penasaran. Bagi kamu yang memiliki mobil tentu kejadian mobil bau sangat tidak mengenakkan. Bagaimana tidak, bau yang muncul di mobil dapat mengganggu kamu selama dalam perjalanan. Selain itu jika dibiarkan secara terus menerus bau tersebut lambat laun justru akan menjadi racun karena terhirup oleh kamu dan keluarga. Untuk itu kamu harus memutar otak bagaimana cara membersihkan mobil dan menghilangkan baunya.

Pilihan untuk memasang pewangi mobil pun dilakukan. Kamu dapat memilih pewangi mobil yang sesuai dengan favorit atau cari yang menyegarkan sehingga membuat kamu rileks saat berkendara. Namun pastikan kamu memasangnya dengan benar. Karena jika tidak, pewangi mobil dengan tipe semprot bisa membahayakan kamu. Padahal tipe semprot ini cukup praktis dan wanginya lebih tahan lama. Apa saja yang harus diperhatikan ketika memasang pewangi mobil?

  1. Letakkan Jauh Dari Sumber Api

Jika kamu menyukai pewangi mobil dengan tipe spray atau semprot, maka kamu perlu memperhatikan meletakkan pewangi di dalam mobil. Simpan di tempat yang sejuk dan aman. Hindari untuk meletakkan kaleng dari semprotan pewangi mobil di tempat yang dekat dengan sumber api atau yang mudah terbakar. Contohnya seperti pemantik api.

Hal ini dapat menimbulkan ledakan yang tidak diinginkan di mobil kamu.

  1. Diamkan Beberapa Saat

Setelah kamu menyemprotkan pewangi ke dalam mobil, jangan langsung digunakan berkendara. Biarkan selama beberapa saat tanpa ada orang didalamnya agar tidak terhirup dan membahayakan kesehatan. Tentunya kesehatan lebih mahal daripada menghilangkan bau tidak sedap mobil kamu bukan.

  1. Letakkan Pewangi Mobil Jenis Lain Pada Posisi yang Tepat

Selain pewangi semprot, ada jenis pewangi mobil lainnya yakni cairan, gel dan juga pewangi padat. Kamu dapat meletakkan pewangi ini di tempat yang tepat misalnya digantungkan pada kaca. Mengapa peletakkan pewangi ini harus tepat? karena jika kamu salah meletakkan maka akan ada risiko pada kesehatan.

  1. Hindari Pewangi Lavender

Pastinya di antara kamu ada yang menyukai aroma lavender. Lavender memiliki keunggulan untuk menenangkan sehingga cocok digunakan sebagai essential oil untuk mengatasi kesulitan tidur. Nah, aroma lavender ini sebaiknya dihindari jika akan dipasang sebagai pewangi mobil. Pewangi mobil dengan aroma lavender akan membuat kamu rileks sehingga mudah mengantuk.

Tentunya mengantuk saat berkendara akan mendatangkan musibah yang tidak diinginkan. Aroma lain yang dapat memicu kantuk selain lavender adalah citrus dan juga pinus. Kedua aroma ini memang sangat menyegarkan, namun efek dari wewangian mobil ini juga dapat menimbulkan kantuk selama berkendara.

  1. Lindungi dari Sinar Matahari

Pernahkah Anda meletakkan pewangi mobil pada dashboard? Jika ya sebaiknya kamu hentikan sekarang juga. Karena, meski meletakkan pewangi pada dashboard ini bertujuan agar aromanya menyebar hingga ke belakang mobil, namun pewangi tersebut akan terpapar sinar matahari langsung. Efeknya? Akan muncul zat yang dapat berdampak kurang baik untuk kesehatan tubuh kamu ketika terhirup.

  1. Membuka Kaca Mobil Sesaat

Meski telah menggunakan pewangi mobil yang tepat, ada hal yang cukup penting untuk diperhatikan. Ini cukup simpel dan terkesan sepele namun berdampak cukup besar. Anda sebaiknya membiasakan diri untuk membuka kaca sesaat sebelum menyalakan mesin mobil. Hal ini bertujuan agar sirkulasi udara selama mobil di tutup dapat bertukar dengan udara luar dengan lancar.

Sehingga pewangi yang ada di dalam mobil pun akan bekerja dengan lebih baik dalam menebarkan aroma wewangiannya. Berikut cara menghilangkan bau mobil kamu.

Cara Irit Bensin Mobil dengan Mengenali Mesin

Cara irit bensin mobil yang dapat kamu lakukan adalah dengan melihat spesifikasi dari kendaraan itu. Siapa sih yang nggak ingin kendaraan roda empatnya tetap dapat melaju kencang tanpa boros bensin? Semua orang ingin menghemat bensinnya, sehingga pengeluaran dalam hal ini nggak terlalu melonjak. Jangan sampai karena kamu ingin terlalu menghemat kamu harus menahan keinginan untuk ke luar rumah, bahkan sampai membeli bensin eceran yang dapat merusak kendaraanmu sendiri. Yuk simak cara irit bensin mobil kamu dengan mudah.

Bahan bakar dapat menentukan kesehatan mesin mobil kamu untuk jangka waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu sebaiknya kamu mengetahui spesifikasi mesin mobil agar dapat diisi bensin yang sesuai. Salah memilih bahan bakar juga justru membuat kamu semakin boros bensin lho. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan? berikut tips menghematnya.

  1. Ketahui Oktan dari Mesin Mobil

Bagi kamu yang baru saja memiliki mobil sendiri, penting rasanya untuk mengetahui oktan dari kendaraan tersebut. Apa itu oktan? Oktan adalah angka pada mesin yang ketika bensin terbakar maka akan menunjukkan berapa besaran tekanan maksimum yang diberikan. Jika kamu teliti lagi, bensin serta udara dalam bentuk gas pada mesin ini dapat terbakar dengan sendirinya sebelum percikan api pada busi mengenainya. Bisa dikatakan bahwa semakin kecil oktannya, maka akan semakin lama pula bensin terbakar.

Jika pembakarannya tidak spontan, maka mesin akan mengalami knocking. Kamu sebaiknya menghindari angka oktan menjadi terlalu rendah dengan cara memilih bahan bakar yang pas agar angka oktan sesuai dengan kompresi mobil tercinta. Pasalnya rasio kompresi mesin yang tinggi akan lebih cocok dengan bahan bakar dengan oktan yang tinggi pula.

Oktan memiliki nilai yang disebut dengan Research Octane Number (RON) di mana semakin tinggi nilai oktan maka akan menghasilkan timbal yang semakin sedikit dari adanya proses pembakaran. Oktan yang terlalu rendah akan lebih sulit untuk terbakar di mana bahan bakar akan lebih sulit untuk menguap. Hal ini akan menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar mobil.

  1. Kenali Rasio Kompresi

Setiap mobil memiliki rasio kompresi berbeda. Bahan bakar yang digunakan pun memiliki oktan yang berbeda pula. Maka kamu perlu  melakukan penyesuaian pada rasio kompresi mesin dengan nilai oktannya. Inilah sebabnya kamu harus mengenali spesifikasi kendaraan, yang dapat dilihat pada buku manual bawaan dari mobil tersebut. Atau kamu juga bisa mencarinya di internet sesuai dengan tipe mobil yang dimiliki.

Dengan mengenali rasio kompresi ini maka kamu diharapkan akan mengetahui rasio volume ruang pembakaran mulai dari kapasitas yang terbesar hingga terkecil. Jika merajuk pada piston, maka rasio yang disebutkan adalah rasio dari volume silinder serta ruang bakar ketika piston ada di titik mati bawah dan juga titik mati atas. Rasio kompresi yang cenderung tinggi dapat menimbulkan ekstrak mekanis yang cukup banyak dari campuran udara bensin pada mesin. Sehingga efisiensi dari termalnya akan tinggi.

  1. Mengetahui Jenis Mesin Mobil

Mesin mobil yang berbeda-beda membuat kamu harus mengetahui terlebih dahulu sebelum menentukan bensin, misalnya mesin diesel dan mesin bensin. Pertama adalah mesin diesel yang umumnya terpasang pada SUV, truk serta bis. Mesin diesel memiliki mesin berkapasitas besar dengan turbo sebagai pendongkrak tenaga.

Terdapat 3 titik nyala api yang lebih tinggi pada mesin diesel sehingga bahan bakar yang direkomendasikan adalah Pertamina Dex atau Dexlite dengan jenis solar. Sedangkan pada mesin bensin yang umum tidak sekompleks mesin diesel dan kamu dapat menggunakan bensin Premium, Pertamax, Pertalite serta Pertamax Turbo.

Cek Cara Mencuci Mobil Dengan Benar!

Kendaraan pribadi sudah menjadi salah satu barang yang sangat penting untuk dirawat dan dijaga. Apalagi kalau kendaraan pribadi itu adalah sebuah mobil. Seperti yang sudah kamu ketahui kalau mobil mempunyai harga yang lebih mahal dari kendaraan pribadi lainnya seperti sepeda motor. Maka dari itu, sebagai pemilik mobil kamu harus merawat dan menjaga kondisi mobilmu secara menyeluruh. Daripada kondisinya nanti semakin parah atau bahkan rusak dan membuatmu harus mengeluarkan budget yang lebih banyak bukan? Merawat kondisi mobil ini bisa kamu lakukan sendiri dengan mudah di rumah. Dikarenakan mempunyai banyak sekali bagian dan komponen, merawat kondisi mobil bisa kamu mulai dari satu bagian ke bagian satunya lagi. Kamu bisa mulai pada bagian yang paling sering terlihat yaitu bagian luar atau eksterior mobil. Terdapat beberapa cara untuk merawat bagian ini salah satunya adalah dengan mencucinya. Untuk mengetahui cara mencuci mobil pada bagian luarnya cek tulisan di bawah ini ya.

Cara Mencuci Mobil Pada Bagian Luarnya

Terdapat beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencuci mobil. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk bisa mencuci bagian mobil luarmu dengan baik dan benar.

1. Siapkan Alat dan Bahan

Sebelum mulai mencuci mobil, ada beberapa alat dan bahan yang harus kamu siapkan. Untuk alat-alatnya sendiri kamu harus menyiapkan sponge busa, sikat kecil, ember, selang air, kain lembut, dan kanebo. Di sisi lain, untuk bahan-bahannya sendiri kamu bisa menyiapkan shampoo khusus mobil, pengkilap cat mobil, dan pengkilap ban. Pastikan untuk menyiapkan semua alat dan bahan ini agar pencucian mobil bagian luar yang kamu lakukan bisa efektif.

2. Cuci Mobil Secara Menyeluruh

Setelah semua alat dan bahan terkumpul, kamu bisa mulai mencuci mobil. Pertama, pastikan kalau semua bagian pintu dan jendela mobil sudah tertutup rapat. Hal ini dilakukan untuk menghindari air masuk ke bagian dalam mobil. Setelah itu, nyalakan keran air dan basahi seluruh bagian luar mobil dengan air. Gunakan selang air agar proses ini lebih mudah. Tekanan air dari selang juga bisa membantumu untuk melunturkan kotoran atau kerak yang menempel pada mobil. Arahkan air ini ke seluruh badan luar mobil, ban, velg, dan bagian bawah mobil.

Ketiga, isi ember dengan air dan campurkan shampoo khusus mobill sampai berbusa. Gunakan spons busa untuk mengaplikasikan air shampoo tersebut ke badan mobil. Aplikasikan shampoo mobil ini ke seluruh bagian mobil. Gosok bagian cat mobil yang kotor dengan sponge busa. Untuk bagian ban dan velg, kamu bisa menggunakan sikat kecil. Sikat perlahan bagian yang kotor sampai bersih. Lakukan bagian ini hingga mobil bersih. Siram kembali mobil dengan air dan bilas hingga bersih.

3. Keringkan dan Kilapkan

Setelah mobil selesai dicuci dan dibilas, kamu harus langsung mengeringkannya. Keringkan seluruh bagian mobil khususnya cat mobil dengan kanebo. Jangan biarkan mobil kering dengan sendirinya karena air yang mengering akan meninggalkan noda yang tidak enak dipandang. Kalau mobil sudah kering, kamu bisa mulai mengkilapkan bagian mobil. Gunakan kain lembut dan pengkilap cat mobil di atasnya. Gosokkan kain yang tersebut ke seluruh permukaan cat mobil hingga mengkilap. Kamu juga bisa melakukan proses ini pada bagian velg mobil. Untuk bagian ban, kamu bisa melakukan hal yang sama namun dengan menggunakan pengkilap ban. Pastikan untuk menggunakan sisi lain dari kain tersebut agar kotoran tidak menempel. cek cara mencuci mobil pada bagian luarnya dan bisa dipraktekan cara ini dengan mudah di rumah.

Cara Mengkilapkan Cat Mobil Agar Makin Kinclong

Bagian luar mobil atau yang biasa disebut eksterior sangatlah penting. Pasalnya, bagian inilah yang akan dilihat terlebih dahulu dari sebuah mobil. Maka dari itu, banyak sekali pemilik mobil yang menaruh perhatian lebih pada bagian luar mobil ini khususnya cat mobil. Cat mobil yang mulus, bersih, dan kinclong pastinya menjadi idaman. Dengan kondisi cat mobil seperti ini, mobilmu pasti akan tampil keren dan menawan. Namun, ada kalanya cat mobil terlihat kusam dan tidak terawat. Berikut cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong dengan mudah.

Hal ini bisa saja disebabkan oleh faktor luar seperti debu, kotoran yang menempel, dan paparan sinar matahari berlebih. Kamu sebagai pemilik pasti akan risau kalau melihat kondisi cat mobil seperti ini bukan? jangan khawatir! Sekarang ada cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong. Setelah catnya kinclong, pastinya kamu harus menjaga dan merawat agar warnanya tidak lagi kusam. Penasaran? Ikuti terus penjelasan di bawah ini ya.

Cara Mengkilapkan Cat Mobil Agar Makin Kinclong dan Menjaganya

Terdapat beberapa cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong dan menjaga warnanya agar tetap kinclong. Kamu bisa mengikuti cara-cara ini dengan mudah di rumah. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukannya.

1. Cuci Mobil Dengan Shampoo Khusus Mobil

Untuk membuat cat mobilmu lebih kinclong, pastinya kamu harus mencuci mobilmu. Dengan mencuci mobil, kamu bisa menghilangkan segala jenis kotoran yang menempel pada bagian terluar mobil. Jangan salah, kotoran-kotoran inilah yang biasanya membuat cat mobilmu terlihat kusam dan tidak cantik. Maka dari itu, mencuci mobil merupakan langkah pertama yang harus kamu lakukan.

Namun satu hal perlu diperhatikan adalah penggunaan shampoo khusus mobil. Jangan gunakan sabun cuci biasa saat mencuci mobilmu. Hal ini dikarenakan pH sabun cuci biasa dengan shampoo khusus mobil pastinya berbeda. Kadar pH yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa merusak cat mobil dan membuatnya kusam. Jadi pastikan untuk menggunakan shampoo khusus mobil ya.

2. Gosok Permukaan Dengan Clay Bar dan Keringkan Dengan Kanebo

Saat mencuci mobil, ada baiknya kalau kamu menggunakan clay bar. Clay bar merupakan benda berbahan dasar karet yang elastis dan lembut. Benda ini bisa kamu gunakan untuk menggosok permukaan badan mobil. Clay bar efektif untuk menghilangkan berbagai macam kotoran yang menempel. Dengan begitu, pencucian mobil yang kamu lakukan bisa lebih efektif.

Pastikan untuk menggunakan clay bar saat mobil dalam keadaan basah dan sudah dilumuri shampoo mobil. Kalau semua kotoran sudah hilang, bilas mobil dengan air bersih dan langsung keringkan dengan kanebo ya! Jangan membiarkan air bekas bilasan mengering dengan sendiri karena bisa meninggalkan noda yang tidak enak dilihat. Jadi, pastikan untuk mengeringkan mobil kamu dengan kanebo setelah selesai mencucinya ya!

3. Tutup Mobil Dengan Cover Pelindung

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan cover pelindung. Kalau semua langkah di atas sudah kamu lakukan, hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah memakaikan cover pelindung pada mobilmu. Cover pelindung khusus mobil akan melindungi badan mobil secara keseluruhan dari atas hingga bawah.

Dengan begitu, badan mobil khususnya cat mobil tidak akan cepat kotor dan kusam. Penampilan mobil bisa selalu terjaga dan terawat. Itulah cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong. Mudah sekali bukan? Jadi, jangan lupa merawat kondisi cat mobil agar tampilannya bisa selalu cantik ya!

Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai!

Mobil memang menjadi salah satu kendaraan yang banyak sekali dimiliki orang. Selain bisa memuat lebih banyak orang maupun barang, mobil juga dirasa lebih private. Hal ini dikarenakan bagian badannya yang tertutup secara keseluruhan. Kamu juga bisa bebas mengendarai di berbagai cuaca dengan aman seperti pada saat hujan badai sekalipun. Maka tidak heran kalau banyak sekali orang yang memiliki mobil sebagai kendaraan pribadi di samping sepeda motor. Berikut tips merawat mobil yang jarang dipakai agar tetap prima.

Namun, ada kalanya mobil milikmu tidak dipakai dalam beberapa waktu. Hal ini bisa terjadi saat kamu pergi berlibur atau dinas ke luar kota sehingga mobil tidak dipakai. Untuk menjaga mobilmu yang jarang dipakai ini, kamu bisa mengikuti beberapa tips merawat mobil yang jarang dipakai. Mobil sendiri terdiri dari banyak sekali bagian dan komponen. Pada tulisan ini, kamu akan difokuskan untuk merawat bagian eksterior dan interiornya terlebih dahulu. Yuk, simak terus supaya tidak ketinggalan informasi penting ini!

Tips Merawat Bagian Eksterior dan Interior Mobil Yang Jarang Dipakai

Mobil memiliki banyak sekali bagian dan komponen yang harus kamu perhatikan dan rawat. Terlebih lagi kalau mobil milikmu jarang dipakai. Untuk mobil yang jarang dipakai, kamu tidak perlu khawatir. Kamu cukup mengikuti tips merawat mobil yang jarang dipakai agar mobilmu bisa selalu terjaga dan terawat bentuknya. Kali ini, kita akan mulai dari merawat bagian eksterior dan interior mobil.

1. Bersihkan Bagian Luar dan Dalam Mobil

Sebelum meninggalkan mobil dalam waktu lama atau setelah mobilmu tidak digunakan dalam waktu lama, kamu harus membersihkannya. Pembersihan ini mencakup bagian luar dan dalam mobil. Hal ini dilakukan agar kotoran yang ada tidak bertumpuk dan menjadi kerak. Apalagi kalau ada kotoran di bagian dalam mobil.

Hal ini bisa mengundang hewan pengerat maupun serangga bersarang di dalam mobilmu loh! Kamu tidak mau hal seperti ini terjadi bukan? Jadi, pastikan untuk membersihkan semua bagian mobil sebelum maupun setelah mobil tidak digunakan dalam jangka waktu lama.

2. Tutup Rapat Semua Bagian

Sebelum meninggalkan mobilmu untuk pergi liburan atau dinas ke luar kota, pastikan semua bagian tertutup dengan sempurna. Misalnya saja bagian pintu, jendela, kap mobil, dan bagasi mobil. Hal ini dilakukan supaya tidak ada debu, kotoran, atau bahkan hewan yang masuk ke dalam mobilmu. Dengan begitu, bagian dalam mobil akan terlindung dengan sempurna.

3. Tutup Mobil Dengan Cover Pelindung

Selain melindungi bagian dalam mobil, bagian luar mobil pastinya tidak kalah penting. Kamu bisa melindungi bagian luar mobil dengan cover pelindung khusus mobil. Cover pelindung khusus mobil ini biasanya akan menutupi mobil secara keseluruhan. Dari bagian atap hingga ban. Dengan begitu, bagian luar mobil khususnya cat mobil kamu akan terhindar dari paparan sinar matahari langsung, debu, dan lainnya. Cover pelindung khusus mobil ini tidak mahal kok! Kamu bisa mendapatkannya dengan mudah di toko-toko otomotif atau toko barang rumah tangga.

4. Gunakan Kapur Barus

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan untuk merawat mobil yang jarang dipakai adalah menggunakan kapur barus. Kapur barus atau kamper berfungsi sebagai pengharum ruangan, menjaga kelembaban, dan juga pengusir serangga. Kamu bisa meletakkan kapur barus pada bagian lantai mobil khususnya di bawah kursi. Dengan begitu mobil bisa tetap harus dan serangga enggan masuk ke mobilmu.

Itulah beberapa tips merawat mobil yang jarang dipakai pada bagian eksterior dan interiornya. Mudah sekali bukan? Jadi, jangan malas-malas untuk merawat mobil milikmu ya!

Sebelum Mengecek Harga Ban Truk, Simak Dulu Cara Memilihnya

Memilih ban truk yang berkualitas amatlah penting sebelum kamu cek harga ban truk demi meningkatkan kinerja kendaraan serta meningkatkan keselamatan kamu dalam menggunakan kendaraan. Ban adalah bagian yang penting untuk sebuah kendaraan roda empat. Ban adalah komponen kendaraan yang berhubungan langsung dengan jalan sehingga ban harus mendapatkan perhatian ekstra. Salah satu cara meningkatkan keselamatan serta kenyamanan berkendara adalah dengan memilih ban yang bagus, apalagi untuk kendaraan seperti truk yang merupakan kendaraan berat yang mana biasanya membawa beban dan digunakan untuk melewati jalur-jalur yang terjal. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk memilih ban yang bagus dan berkualitas. Berikut adalah cara memilih ban. Sebelum mengecek harga, pastikan kamu tahu cara memilihnya.

Cara Memilih Ban Truk Berkualitas

Memilih ban untuk truk dengan kualitas yang bagus sangat penting, dalam memilih ban truk yang berkualitas, terdapat beberapa aspek yang harus kamu perhatikan.

  1. Memperhatikan Merek Ban

Kamu harus memperhatikan merek ban yang ingin kamu beli. Sama seperti komponen truk lainnya yang ada di pasaran, merek menjadi standar kualitas utama yang dapat kamu jadikan sebagai acuan. Terdapat beberapa merek ban terkenal serta dapat dipastikan bahwa produknya memiliki kualitas yang bagus. Kamu bisa mulai membaca berbagai macam review tentang sebuah merek ban yang bagus tersebut dari internet atau mana saja yang bisa memberikan kamu informasi mengenai merek ban tersebut. Jika kamu sudah yakin dengan merek tersebut, maka tidak perlu berpikir panjang lagi dalam membelinya.

  • Memilih Tipe Ban

Hal selanjutnya yang bisa kamu perhatikan adalah memilih tipe ban all season dengan jangka waktu penggunaan yang cukup lama. Ban jenis all season ini mempunyai tingkat kenyamanan dengan standar yang cocok untuk digunakan sebagai ban trukmu. Standar dari pemilihan ban truk adalah dengan mengenali ukuran ban serta statistik ban. Kedua hal tadi memang berhubungan dan penting untuk mendukung kenyamanan dan keselamatanmu selama menggunakan kendaraan. Untuk kendaraan seperti halnya truk, kamu sebaiknya memilih ban dengan ukuran yang sesuai dengan standar. Teruntuk tipe ban, kamu bisa memilih ban yang sudah disesuaikan dengan jenis kendaraan dan kebiasaan berkendaramu.

  • Mengetahui Jenis-jenis Ban

Jika truk milikmu sering digunakan untuk membawa beban berat serta menyusuri jalanan yang terjal, maka kamu bisa memilih ban radial dengan jenis kendaraan LT maupun light truk. Terdapat beberapa aspek yang perlu kamu perhatikan serta pertimbangkan saat memilih ban untuk truk milikmu. Terutama yang paling penting adalah dengan mengetahui jenis-jenis ban truk. Pada dasarnya, terdapat dua jenis ban, yakni ban bias dan ban radial. Ban bias dibuat dari karet yang kuat dan tebal dengan menggunakan alur di dinding samping ban dan permukaan ban dibuat dari benang yang ditenun dengan cara menyilang.

Sementara, untuk ban radial, dibuat dari karet yang lembut dan lentur tanpa menggunakan alur, dan tidak terlalu tebal dengan permukaan yang halus. Ban bias dinilai lebih unggul dengan adanya kekuatan menopang beban dan traksi lebih saat kamu melintasi medan yang berlumpur. Mengenai keunggulan ban radial, ban ini memiliki daya cengkeram ke permukaan aspal yang baik. Ban bias cocok untuk digunakan sebagai ban truk yang seringkali digunakan untuk menempuh medan jalanan dengan kontur yang tidak rata. Sebaliknya untuk ban radial, ban ini cocok untuk kendaraan yang beroperasi di jalan maupun medan yang halus seperti halnya jalanan kota maupun tol. Sebelum mengecek harga, pastikan kamu tahu cara memilihnya.

Mau Ban Mobil Terbaik Tetap Awet?

Pasti kamu sudah tahu, dong kalau ban memiliki peran penting pada kendaraan. Ban merupakan penentu apakah kendaraan termasuk layak jalan apa tidak. Sebab ban merupakan salah satu faktor penting untuk keselamatan kamu saat berkendara. Namun walaupun sudah mengetahui pentingnya peran dari ban, tidak semua orang memiliki kesadaran untuk merawatnya dengan benar. Padahal merawat ban sebetulnya bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Hanya tergantung dari kemauan kamu saja, kok. Mau ban mobil awet? Simak tipsnya.

Selalu Cek Tekanan pada Ban secara Berkala 

Cara mudah pertama yang bisa kamu lakukan supaya ban tetap dalam kondisi prima adalah dengan mengecek tekanannya. Tekanan angin pada ban ini bisa kamu lakukan secara berkala minimal 1 bulan sekali atau sesuai kebutuhan. Terlebih bila mobil sering dipakai untuk perjalanan jauh. Pastikan juga tekanan angin ban sudah sesuai standar yang dianjurkan. Tidak lebih dan juga tidak kurang. Mobil bisa boros bahan bakar bila tekanan angin pada ban kurang. Sedangkan bila terlalu keras, permukaan ban lebih cepat halus dan bisa menyebabkan ban mudah pecah.  

Jangan Lupa Memasang Penutup Ban 

Setelah mengisi tekanan angin pada ban, jangan lupa untuk kembali memasang penutupnya. Hal ini kelihatannya sepele namun tidak jarang karena buru-buru banyak orang lupa untuk memasang kembali penutupnya. Ban yang tanpa penutup tentu bisa mengurangi tekanan angin yang menyebabkan ban mengalami kebocoran. 

Lakukan Spooring dan Balancing secara Berkala 

Secara berkala bawa mobil ke bengkel untuk melakukan spooring dan balancing. Cara ini perlu rutin dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan saat berkendara. Selain itu spooring dan balancing juga bisa dilakukan pada saat kamu rasakan ban bergetar pada kecepatan tertentu, penggantian ban baru atau saat merotasi ban.  

Jangan Lupa Merotasi Ban  

Merotasi ban seringkali dilupakan oleh para pemilik mobil. Padahal cara ini bisa lebih memperpanjang umur dari ban yang kamu beli dengan harga ban mobil terbaik. Biasanya ban bagian depan lebih cepat botak karena lebih rentan terjadi gesekan. Jadi sebelum ban depan menjadi botak, bisa merotasi ban depan dengan ban belakang. Kamu bisa melakukan cara ini setiap 7.500 – 10.000 km. Dengan merotasi ban selain bisa lebih awet juga lebih hemat pengeluaran, lho.  

Lakukan Pengecekan secara Visual 

Untuk melakukan pengecekan visual kamu tidak perlu membawa mobil ke bengkel. Bisa kamu lakukan sendiri, kok. Contohnya, bila terlihat ban mobil terdapat tonjolan, terdapat sayatan, dinding ban terlihat retak-retak maka kamu perlu waspada dan untuk amannya segera beli ban baru dengan harga ban mobil terbaik. Sebab ban dalam kondisi seperti di atas daya tahannya sudah berkurang dan berisiko pecah bila terus digunakan. Tidak ingin mengalami peristiwa ban meledak saat dalam perjalanan, kan? Jadi segera ganti ban mobil kamu dengan yang baru.  

Bawa Barang Sesuai Anjuran dan Pakai Ban Sesuai Ukuran 

Jika kamu beraktivitas atau bepergian, usahakan membawa barang secukupnya saja. Mobil yang sarat muatan bisa cepat merusak kondisi ban. Dan yang terakhir kamu wajib memakai ban dengan ukuran dan indeks ban yang dianjurkan. Mobil jenis MPV tentu memiliki ukuran yang berbeda dengan jenis city car. Nah, dengan memperhatikan beberapa hal seperti di atas, maka ban mobil kamu pun bisa berumur panjang. Mau ban mobil awet? Simak tipsnya.

Jangan Sampai Lupa! Ganti Secara Rutin Sendiri di Rumah dan Dapatkan Harga Air Radiator Mobil Murah

Memiliki kendaraan pribadi mobil memang memberikan keuntungan. Kamu bisa menghemat biaya transportasi sehari-hari dan memiliki ruang gerak pribadi tanpa harus berdesakan dengan banyak orang seperti pada saat di kendaraan umum. Namun, memiliki mobil sendiri juga berarti bertanggung jawab atas mobil tersebut. Kamu harus melakukan perawatan yang cukup ekstra agar performa mobil kamu tak menurun. Dengan perawatan rutin secara berkala, mobil kamu akan tetap memiliki performa yang terbaik bahkan hampir seperti masih baru. Jangan sampai lupa ya.

Mobil mempunyai banyak komponen yang perlu diperhatikan perawatannya. Penggantian beberapa komponen perlu dilakukan secara rutin. Penggantian air radiator misalnya. Perhatikan air radiator mobil kamu, jangan sampai kering. Radiator berfungsi untuk menjaga suhu pada mesin tak terlalu panas. Kamu bisa mengganti air radiator di rumah sendiri dengan beberapa langkah berikut ini:  

  • Pastikan mesin mobil mati dan dingin  

Saat akan mengganti air radiator mobil, pastikan mobil kamu dalam keadaan mati dan dingin. Kenapa? Karena jika mobil kamu panas, maka air radiatornya akan menghasilkan uap dan menghasilkan tekanan yang tinggi pada saat akan menutupnya.  

  • Lepaskan baut di bagian pembuangan radiator  

Sebelum membuka baut ini, kamu buka terlebih dahulu baut radiator. Letak baut pembuangan berada di bawah. Setelah dibuka, air radiator akan keluar. Biarkan sampai semua airnya keluar sampai habis.  

  • Semprot radiator jika diperlukan  

Kalau radiator kamu kotor, kamu bisa menyemprotnya sebelum mengisi dengan air radiator yang baru. Setelah membersihkan, jangan lupa untuk memasang kembali baut penutup bagian pembuangan tadi. 

  • Isi dengan air radiator yang baru  

Pilihlah air radiator coolant karena titik bekunya lebih rendah dan titik didihnya lebih tinggi. Penggunaan air radiator coolant bisa bertahan sampai 6 bulan.  

  • Pasang kembali tutup radiator  

Setelah pengisian selesai, langkah terakhir adalah dengan menutup kembali tutup radiator dengan kencang.  

Mengganti radiator mobil sendiri di rumah hanya menghabiskan waktu selama 30 menit saja. Buat kamu yang punya jadwal super padat, kamu bisa melakukan penggantian air radiator mobil pada saat weekend. Waktu yang dihabiskan tentunya lebih sedikit jika dibandingkan dengan membawanya ke bengkel. Belum lagi menghadapi kemacetan jalanan dan harus mengantri saat di bengkel. Namun, kalau kamu ingin mobil kamu ditangani oleh ahlinya, tak ada salahnya mengganti air radiator mobil ke bengkel sembari mengecek keadaan mesin lainnya.  

Mengetahui Harga Air Radiator Mobil Murah 

Jika kamu ingin menghemat pengeluaran, salah satu yang bisa kamu lakukan adalah meningkatkan skill kamu menjadi serba bisa. Memiliki kendaraan pribadi akan menghemat biaya transportasi, dan merawat kendaraan sendiri akan menghemat biaya perawatan. Ya, kamu bisa melakukan perawatan dasar secara mandiri di rumah. Kamu bisa mencari daftar hal dasar apa saja yang perlu diperhatikan dalam perawatan mobil. Pasti yang muncul salah satunya adalah penggantian air radiator mobil secara rutin. Kamu bisa mengecek harga air radiator mobil di berbagai online shop untuk mengetahui harga perbandingannya. Di sana kamu bisa menemukan berbagai merek dengan spesifikasinya masing-masing. Sesuaikan dengan mobil spesifikasi mobilmu. Kamu bahkan bisa dapatkan yang paling murah di online shop. Apalagi, kalau kamu menggantinya sendiri di rumah, kamu tak perlu membayar jasa montir. Setelah diakumulasikan, tentu saja pengeluaran kamu akan lebih hemat. Jangan sampai lupa ya.

Mengenali Penyebab Oli Menghitam Bersama Oli Fastron!

Oli merupakan salah satu bagian mobil yang tak bisa terlewatkan. Secara umum oli berfungsi untuk meningkatkan kinerja mesin ketika digunakan. Oli merupakan pelumas yang digunakan untuk membantu untuk meminimalisir gesekan antara mesin ketika digunakan. Setiap jenis oli sendiri juga memiliki masa pakai hal ini juga bergantung pada jenis pemakaian dan jenis kendaraan yang kamu gunakan. Namun tak jarang juga oli yang kamu gunakan mengalami pergantian yang cepat. Beberapa orang mengatakan bahwa oli pasti menghitam setelah digunakan namun jika proses ini terjadi terlalu cepat berarti ada yang salah pada mobil kami. Ada banyak penyebab oli menghitam. Berikut akan dibahas mengenai alasan oli menghitam.  Mengenal penyebab oli menghitam yuk.

Masa Pakai Yang Sudah Lama 

Yang pertama adalah karena sudah termakan waktu. Semakin lama masa penggunaan maka oli akan menghitam dengan sendirinya. Tak perlu khawatir ketika oli berubah warna menjadi hitam dikarenakan hal satu ini. Oli berubah warna menjadi hitam dikarenakan oli tersebut berfungsi maksimal dalam menjaga mesin serta membersihkan mesin. Jika ini terjadi dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan masa pakai maka kamu tak perlu khawatir, cukup sesuaikan dengan masa pakai dan ganti ketika sudah waktunya untuk mengganti. Umumnya oli mesin diganti setiap 2.000 sampai 3.000 kilometer. Namun ada juga bagian tertentu dengan tipe oli tertentu yang membutuhkan masa penggantian yang lebih lama seperti oli gardan ataupun oli transmisi. Jangan lupa untuk mengenali juga jenis oli seperti apa yang dibutuhkan mobil kamu.  

Filter Rusak 

Penyebab kedua adalah kerusakan pada filter oli. Hal ini disebabkan karena filter oli yang ada rusak sehingga oli menjadi cepat menghitam. Umumnya kebanyakan orang tidak mengganti filter ketika mengganti oli, padahal mengganti filter juga wajib seiring dengan penggantian oli. Ketika ini terjadi maka kamu harus segera mengganti filter oli tersebut. Pastikan untuk selalu rutin dalam mengganti filter untuk menghindari terjadinya oli yang menghitam akibat filter yang bocor ataupun rusak.  

Mesin Over Heat 

Masalah satu ini merupakan masalah yang paling sering terjadi. Oli akan menghitam ketika mesin mobil mengalami over heat. Untuk masalah overheat sendiri ada banyak penyebab baik dari oli yang kamu gunakan bisa saja memang tidak berkualitas baik sehingga tidak terlalu tahan terhadap panas atau bisa juga dikarenakan mesin yang bermasalah atau kesalahan pada penyetelan mesin. Untuk masalah ini pastikan untuk mengenali penyebab over heat terlebih dahulu. Jika dirasa mesin tidak apa-apa namun berasal dari oli yang memang tidak berkualitas maka artinya kamu perlu menggantinya dengan oli yang bagus dan berkualitas sehingga bisa lebih tahan terhadap panas dan memiliki masa pakai yang lama sehingga tidak menghitam terlalu cepat.  

Itu tadi beberapa penyebab oli menjadi hitam. Pastikan untuk segera melakukan tindakan jika oli menghitam karena kerusakan atau jenis oli yang tidak berkualitas. Gunakan oli berkualitas seperti produk dari oli Fastron misalnya. Namun pastikan juga untuk menyesuaikan kebutuhan oli dengan standar yang dibutuhkan oleh mobil kesayangan kamu. Hindari kesalahan pemberian oli dari mulai tingkat kepekatannya ataupun dari jenis bahan oli. Kenali dengan membaca review mengenai oli mobil berkualitas atau bisa juga kamu sharing dengan sesama pengguna mobil tersebut. Selain itu kamu juga bisa berkonsultasi dengan ahlinya untuk membantu kamu dalam memahami kebutuhan oli mobil kesayangan kamu. Mengenal penyebab oli menghitam yuk.

Kenali Kelebihan Air Radiator Coolant Dan Air Biasa!! Cek Juga Harga Air Radiator Mobil!

Sebagai pemilik kendaraan pastinya merawat kendaraan sudah menjadi kewajiban agar kendaraan bisa tetap awet dan tahan lama. Secara umum mobil juga selalu memiliki beberapa bagian yang wajib diperhatikan perawatannya salah satunya adalah bagian radiator. Bagian pendingin satu ini membantu agar mesin tidak menjadi terlalu panas saat digunakan. Radiator berfungsi sebagai pengalih panas mesin dan mengembalikan suhu mesin ke suhu normal. Radiator menggunakan air radiator khusus untuk membantu menyalurkan panas ke luar mobil. Namun tak jarang juga orang menggunakan air biasa untuk dijadikan sebagai air radiator. Berikut akan dibahas beberapa kelebihan air radiator coolant dibandingkan dengan air biasa. Kenali kelebihan air radiator ini yuk.

Kandungan Kimia Yang Berbeda 

Air mineral biasa yang digunakan sebagai air radiator umumnya hanyalah air kran biasa atau air minum biasa yang memiliki kandungan mineral. Sedangkan cairan coolant adalah air radiator khusus yang dibuat dengan proses deionisasi dan proses demineralisasi. Kedua proses ini dilakukan untuk menambahkan kandungan dalam cairan coolant dan juga menghilangkan kandungan mineral dan kalsium dari air yang digunakan. Cairan coolant dibuat dengan tambahan bahan kimia berupa propylene glycol dan juga corrosion inhibitor. Propylene glycol pada coolant berfungsi untuk membuat cairan coolant memiliki titik didih yang tinggi, sedangkan corrosion inhibitor untuk menghindari terjadinya korosi dan karat pada radiator. Kedua bahan ini yang membuat air radiator coolant memiliki tingkat penggunaan pada mesin yang lebih baik.  

Titik Didih Yang Lebih Tinggi 

Dengan adanya kandungan glycol air coolant memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada air biasa. Untuk air biasa titik didih mencapai 100 derajat Celcius sedangkan untuk air coolant titik didihnya bisa mencapai 110 derajat Celcius. Dengan kata lain air coolant bisa menyerap panas dan bertahan lebih lama dibanding dengan menggunakan air mineral biasa. Selain itu dengan titik didih yang lebih tinggi maka air coolant tidak mudah menguap karena panas.  

Stabil 

Air coolant sudah melalui proses yang membuatnya lebih aman untuk besi dan baja pada mesin. Berbeda dengan air mineral biasa yang memiliki kandungan mineral dan kandungan lain yang bisa bereaksi dengan material baja. Adapun air mineral masih memiliki kandungan asam, kalsium dan oksigen yang mampu menyebabkan baja mengalami korosi dan juga berkerak.  

Efektif Menyerap Panas 

Adanya tambahan kandungan propylene pada air coolant ini membuat lebih mudah menyerap panas dibanding dengan air biasa. Hal ini juga dipengaruhi dengan titik didih yang tinggi sehingga mampu menyerap panas dengan lebih mudah.  

Hal di atas adalah 4 keunggulan penggunaan air coolant dibandingkan air biasa. Selain lebih aman untuk mesin air coolant juga memang sudah disesuaikan dengan radiator mobil kamu. Kamu bisa memiliki air coolant dengan mudah saat ini, karena air coolant sudah dijual dimana-mana baik di toko otomotif ataupun secara online. Dan jika kamu mau beli coolant secara online pastikan untuk membeli merek terpercaya untuk mendapatkan produk original dengan kualitas coolant yang baik. Pastikan juga untuk mengecek informasi harga air radiator mobil pilihan kamu untuk menentukan mana coolant yang sesuai dengan kantong kamu. Buat perbandingan ataupun bacalah review dari beberapa merek dan juga sharing sesama pemilik mobil untuk mendapatkan coolant yang benar-benar baik dan berkualitas. Kenali kelebihan air radiator ini yuk.