Cara Mengendarai Mobil Manual Yang Benar

Mobil yang telah menjadi alat transportasi nyaman dan mudah kini telah mempunyai berbagai tipe dan kelengkapan fitur yang ada di dalamnya. Untuk kamu yang baru pertama kali mengendarai mobil sebaiknya memilih mobil manual. Ketika kamu bisa mengendarai mobil manual maka secara otomatis akan mudah untuk mengendarai mobil matic. Yuk simak cara mengendarai mobil manual yang benar ini.

Namun, banyak orang yang biasanya menyerah dulu sebelum mencoba untuk mengendarai mobil manual. Mobil manual memiliki fitur dan bagian yang lebih banyak apabila dibandingkan dengan mobil matic. Maka dari itu, bagi kamu yang pertama kali naik mobil manual disarankan untuk mengetahui bagian dan fitur yang ada di dalam mobil manual. Ada beberapa cara mengendarai mobil manual yang bisa kamu terapkan agar lancar dan mudah dalam mengendarai mobil.

Cara Mengendarai Mobil Manual Dengan Mudah Dan Cepat

Belajar cara mengendarai mobil manual sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mobil matic, hanya saja mobil manual memiliki lebih banyak fitur dan bagian yang harus disinkronkan agar mobil dapat bergerak. Bagi kamu yang ingin belajar cara mengendarai mobil manual dapat melihat ulasan berikut.

  1. Mengenali Fitur yang Ada Pada Mobil Kamu

Perkenalan merupakan suatu hal yang pertama kali harus dilakukan terhadap hal-hal baru. Hal ini juga berlaku apabila kamu ingin mengendarai mobil manual. Kamu harus mengenali fitur-fitur yang ada pada mobil kamu. Pelajari secara saksama fitur  yang ada pada mobil. Setiap merk mobil biasanya mempunyai fitur yang berbeda-beda. Mengenali mobil berdasarkan fitur yang ada di dalamnya tentu akan membantu kamu ketika akan mengendarai mobil tersebut.

Kamu bisa mengecek fungsi dari masing-masing fitur tersebut apakah dalam keadaan baik atau tidak. Apabila salah satu fitur dalam keadaan kurang baik kamu perlu memperhatikan dan memperbaiki hal tersebut agar tidak salah ketika digunakan berkendara. Hal yang tak kalah penting yaitu mencoba untuk memindahkan persneling atau gigi yang ada pada mobil. Perlu diketahui bahwa mobil manual menggunakan transmisi manual yang berdasarkan pada tuas gigi dengan angka 1-5. Untuk huruf R berarti mobil bisa dibuat dalam keadaan mundur.

  1. Belajar Untuk Menyeimbangkan Kopling Serta Gas

Banyak orang yang menyerah untuk belajar mobil manual karena tidak dapat mengendalikan kopling dan gas secara benar. Kamu harus tahu bahwa kunci keberhasilan dalam mengendarai mobil manual adalah terletak pada keseimbangan antara gas dan kopling. Ketika kamu akan menjalankan mobil yang telah terparkir maka pastikan kaki kiri berada pada kopling sedangkan untuk kaki kanan berada di bagian rem. Tangan kiri harus berada pada posisi rem tangan.

Kamu bisa secara perlahan menurunkan rem tangan dengan melepas kopling secara bersamaan. Kaki kanan yang berada pada rem juga dilepas secara perlahan. Ketika mobil telah bergerak maka kamu bisa menginjak gas secara pelan-pelan. Bagi kamu yang baru pertama kali mengendarai mobil manual tentu akan mengalami mobil yang tiba-tiba mati. Hal ini biasanya disebabkan oleh pelepasan kopling serta gas yang tidak seimbang. Maka dari itu, untuk menghindari mobil yang tiba-tiba mati kamu bisa menyeimbangkan antara gas dan kopling terlebih dahulu.

  1. Berlatih Untuk Dapat Memutar Setir

Setelah kamu berhasil dalam menyeimbangkan kopling dan setir kamu perlu untuk belajar dalam hal memutar setir. Setir sebagai pusat kemudi harus diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan selama mengemudi.

Begitulah cara-cara mengendarai mobil manual, semoga bermanfaat!

Cara Mengendarai Mobil Matic Transmisi

Ketika kamu memiliki mobil matic dengan transmisi hydraulic automatic pasti kamu akan bertanya-tanya bagaimana cara mengendarai mobil matic ini. Berbeda jenis transmisinya akan sedikit berbeda pula cara mengendarainya. Namun bisa dipastikan perbedaannya tak akan banyak.

Daripada terus bertanya-tanya atau khawatir mobil akan rusak karena penggunaan yang salah, berikut adalah beberapa cara untuk mengendarai mobil mesin matic dengan transmisi hydraulic automatic.

  1. Memahami Fitur Mobil

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah untuk memahami fitur mobil. Caranya adalah dengan memeriksa buku petunjuknya, atau mencari informasi fiturnya lebih lengkap di internet. Sebab, antara satu merek dan jenis mobil dengan lainnya bisa ada sedikit perbedaan pada fiturnya. Karenanya, selengkapnya tentang fitur mobil tidak bisa dibahas pada kesempatan ini.

Tentunya akan lebih untung dan lebih nyaman jika kamu menggunakan mobil yang sudah kamu ketahui fitur-fiturnya. Kamu bisa lebih memaksimalkan fungsi dan mengetahui fitur mana yang harus diaktifkan ketika membutuhkannya. Cara sederhana ini menjadi satu kesatuan dengan cara mengendarai mobil mesin matic, terutama untuk tipe transmisi hydraulic automatic.

  1. Memahami Urutan Tuas

Selanjutnya adalah untuk memahami urutan tuasnya. Sebab, nanti saat menggunakan mobil kamu akan terus berkutat dengan bagian ini. Bagian lain juga menjadi fokus, seperti misalnya setir dan pijakan kaki. Namun tetap saja sangat penting untuk mengetahui dan mengingat urutan tuas. Pastikan tuas berada di posisi shift lock ketika sudah tidak nyala.

Urutan tuas yang ada di mobil matic adalah P untuk Park, N untuk Neutral, D3 untuk gigi 3, 2 untuk gigi 2, dan L untuk gigi 1. Saat belajar mengemudi kamu akan diajari apa saja fungsinya masing-masing dan kapan harus menggunakannya.

  1. Melalui Tanjakan Tajam

Sesaat sebelum memasuki tanjakan tajam, pastikan mobil dalam kecepatan lebih atau maksimal. Jika tidak terbiasa, jauh sebelum memasuki tanjakan kamu bisa segera mengubah kecepatannya. Posisikan tuas di D2 sebelum masuk ke tanjakan. Namun jika sudah masuk ke tanjakan, posisikan tuas ke D3.

Terus kemudikan dengan tuas di D3 sampai kamu sudah berada di atas. Sebaiknya kamu tidak langsung panik ketika mobil berhenti, sebab yang namanya mobil matic tidak akan muncul ketika berhenti di tanjakan.

  1. Melalui Turunan Tajam

Karena ‘turunan tajam’, maka ada cara mengendarai yang juga harus kamu ketahui. Ketika kamu melalui turunan yang tajam sebaiknya hal pertama yang dilakukan adalah untuk memastikan posisi tuas berada di deretan D, atau lebih tepatnya di D3. Ini ditujukan supaya mobil tak melintas dengan cepat.

Setelah memastikan tuas berada di D3, posisikan kaki berada tak jauh dari pijakan rem. Ini bertujuan supaya kamu bisa menghindari hal-hal tak diinginkan ketika menuruni turunan tersebut. Jika posisi puas D3 tidak membuat mobil bergerak lambat, maka perlahan-lahan injak pedal rem. Juga pastikan kamu jaga jarak dengan mobil yang ada di depan, tentunya supaya kamu dan pengendara lain lebih aman.

Mungkin di awal kamu akan merasa sulit menggunakan mobil matic. Namun yang pasti, sebenarnya mobil matic lebih mudah dikemudikan daripada mobil dengan mesin manual. Belajar adalah sebuah proses, jika diawal kamu merasa kesulitan, maka suatu saat akan tidak lagi. Beberapa cara di atas disajikan sebagai cara mengemudi yang umum, semoga saja kamu terus mengingatnya saat mengemudikan mobil matic nanti. 

Tips Belajar Mobil Manual untuk Newbie

Di zaman yang serba cepat ini seringkali kita dituntut untuk bisa melakukan banyak hal dalam waktu singkat. Tentu mobilitas tinggi mengharuskan seseorang untuk mempunyai kendaraan pribadi seperti mobil. Dibandingkan dengan naik transportasi umum yang menunggu waktu lama, menyetir kendaraanmu sendiri jauh lebih cepat. Namun, nggak semua orang bisa menyetir mobil. Yuk simak tips belajar mobil yang mudah untuk dilakukan.

Belajar mengendarai mobil memang gampang-gampang susah untuk sebagian orang. Apalagi kalau mobil yang digunakan belajar mengemudi adalah mobil transmisi manual. Nggak semua orang bisa beradaptasi cepat saat baru belajar mobil manual. Hal yang sering dialami oleh orang yang baru belajar mobil manual adalah mesinnya mati karena pengemudi belum terbiasa untuk melepas kopling. Untuk meminimalisir kejadian tersebut, ada beberapa tips belajar mobil yang dapat kamu coba sebagai pengemudi newbie.

Mengajak Teman yang Sudah Ahli

Mengajak teman yang sudah ahli mengendarai mobil sangat penting. Kalian berdua bisa berlatih di lapangan. Di sana kamu bisa berlatih di bawah pengawasan temanmu yang sudah ahli tadi. Temanmu yang sudah ahli berkendara tersebut nantinya akan memandu kamu untuk menerapkan ilmu-ilmu dasar menyetir kepadamu.

Pilihlah lokasi yang luas dan sepi seperti lapangan sepak bola. Mulailah belajar dari tahap awal, yaitu dengan menghidupkan mesin , menginjak kopling lalu masuk gigi satu kemudian lepaskan kopling perlahan sambil menekan gas sampai mobilmu berjalan. Ketika mengendarai mobil, jangan panic jika mobil yang kamu bawa tiba-tiba mati karena hal ini sangat wajar.

Membiasakan Mengendalikan Kopling dan Gas

Kamu harus membiasakan diri dengan kapan waktu yang paling tepat melepas kopling serta menginjak gas karena hal ini penting dan kamu harus memperhatikan hal ini sebagai pengemudi pemula. Beberapa orang yang telah mahir menyetir mobil dengan transmisi otomatis terkadang terkendala dalam memainkan kopling dan gas. Banyak dari pemula menginjak gas berlebihan dan nggak dibarengi pelepasan kopling yang tepat. Oleh karena itu, pengemudi harus terbiasa dengan pergerakan mobil dan berlatih menginjak gas dengan perlahan serta melepaskan kopling dengan perlahan.

Berlatih Perpindahan Gigi

ketika kamu sudah bisa merasakan melepaskan kopling dengan tepat, hal yang perlu kamu perhatikan selanjutnya adalah melakukan perpindahan gigi. Supaya perpindahan gigi bisa berjalan halus, sebaiknya perpindahannya dilakukan di bawah putaran mesin rendah, kira-kira di bawah 2.000 rpm. Kamu juga bisa menghemat bahan bakar dengan melakukan ini.

Berlatih Berpindah Jalur

Setelah kamu sudah semakin lancar dalam perpindahan gigi, kamu bisa mulai berlatih lagi untuk perpindahan jalur secara rutin. Hal ini perlu kamu perhatikan saat berpindah jalur. Kamu harus waspada juga dengan kendaraan yang masuk. Sesekali menengok ke belakang perlu dilakukan untuk memastikan kamu sudah berada di jalur yang aman untuk berpindah jalur. Selain itu memperhatikan keadaan jalan lewat spion samping kanan, kiri dan tengah juga penting.

Berlatih Memutar Setir Kemudi

Selanjutnya yang nggak kalah penting adalah berlatih memutar setir kemudi saat kamu ingin belok. Untuk melatih kepekaan dalam memutar setir kemudi ini, kamu bisa mulai berlatih di jalan yang sempit untuk bisa lebih terbiasa berputar di belokan yang nggak terlalu lebar.

Rutin Berlatih

Setelah kamu sudah mulai lancar dalam menyetir mobil transmisi manual, selanjutnya usahakan kamu rutin berlatih. Usahakan menyetir mobil secara rutin setiap hari dalam sebulan supaya kamu lebih lancar membawanya. Dengan begitu, kepekaanmu menyetir mobil transmisi manual ini semakin terlatih untuk melaju di berbagai kondisi jalan.

Bagaimana mudah banget kan belajar mobil? Yuk segera cobain tips di atas agar kamu lebih lancar di jalan.

Cara Mundur di Tanjakan Untuk Mobil Manual!

Mobil manual merupakan salah satu jenis mobil dengan transmisinya di jalan secara manual. Mobil-mobil manual biasanya digunakan oleh para lelaki. Mobil manual lebih banyak digunakan oleh lelaki dikarenakan sistem transmisinya yang dianggap lebih susah dari jenis mobil lain seperti mobil matic. Selain itu, masyarakat juga menganggap mobil manual lebih susah dikendarai. Namun tidak jarang juga beberapa perempuan memilih menggunakan mobil manual. Berikut beberapa cara mundur di tanjakan yang mudah untuk dilakukan dengan mobil manual kamu.

Semua tergantung dengan selera dari pribadi orang itu masing-masing. Untuk cara mengendarai mobil manual pun sebenarnya tidak jauh berbeda dari mengendarai mobil matic. Akan tetapi terdapat beberapa hal yang harus dilakukan untuk melalui melewati jenis-jenis medan yang ada dengan mobil manual. Salah satunya adalah jalan menanjak. Untuk maju dan mundur pada jalan yang menanjak, kamu harus melakukan beberapa hal yang berbeda dari mobil matic. Untuk mengetahui lebih banyak, cek tulisan di bawah ini ya!

Cara Mundur Di Tanjakan Untuk Mobil Jenis Manual

Melewati jalan yang menanjak memang menjadi tantangan untuk beberapa pengemudi khususnya bagi seorang pemula. Untuk memajukan atau memundurkan mobil pasti ada cara yang berbeda. Untuk cara mundur di tanjakan dengan mobil manual sendiri, kamu bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini.

1. Arahkan Gigi Ke Posisi R

Untuk jenis mobil manual, pilihan transmisi giginya berbeda dengan mobil matic. Untuk mobil manual sendiri terdapat pilihan angka dari 1 sampai 5 dan huruf R untuk mundur. Saat kamu sedang berada di jalan yang menanjak, tetap injak pedal kopling dan rem secara bersamaan agar mobil berhenti terlebih dahulu. Setelah itu, pindahkan transmisi pada gigi R agar mobil berjalan mundur. Lepas injakan pada pedal rem dan pedal kopling secara perlahan-lahan dan injak pedal gas secara perlahan di saat yang bersamaan. Dengan begitu, mobil akan berjalan mundur. Arahkan stir untuk mencapai posisi yang kamu inginkan.

2. Siagakan Kaki Pada Pedal Rem dan Tangan Pada Tuas Transmisi

Kalau mobil sudah bisa berjalan mundur, jangan lupa untuk selalu siagakan kakimu untuk menginjak pedal rem. Hal ini dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Kalau mobil sudah berjalan mundur menuju posisi yang kamu inginkan, lepas injakan pada pedal gas. Setelahnya injak pedal kopling dan injak pedal rem secara bersamaan sehingga mobil bisa berhenti dengan sempurna.

Kalau kamu khawatir dengan apa yang ada di belakang mobilmu dan butuh untuk maju, kamu bisa melakukan cara ini. Pertama, kamu bisa menginjak pedal rem dan pedal kopling secara bersamaan, memindahkan transmisi ke gigi 1 untuk maju secara perlahan, dan lepas pedal kopling dan injak pedal gas secara bersamaan.

3. Konsentrasi

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan adalah berkonsentrasi. Hal ini dikarenakan sistem transmisi atau cara mengendarai mobil manual bisa saja terlihat sulit bagi sebagian orang. Maka dari itu, kamu harus benar-benar konsentrasi saat berkendara. Hafalkan pilihan transmisi gigi yang ada dan konsentrasi saat menginjak ketiga pedal yang ada di bawah kakimu.

Jangan bingung oleh pedal kopling dan pedal gas. Kedua pedal ini bagaikan sebuah jungkat jungkit. Maka dari itu, kalau kamu ingin menginjak pedal gas lepaskan pedal kopling secara perlahan. Lakukan juga sebaliknya. Perlakukan kedua pedal ini secara bersamaan dan dalam tempo yang pelan. Bagaimana? Mudah sekali bukan?

Cara Mengemudi Mobil Di Tanjakan? Simak Tipsnya

Terdapat beberapa jenis mobil yang ada di pasaran. Salah satunya adalah mobil manual. Jenis mobil manual ini merupakan mobil dengan transmisi manual. Berbanding dengan jenis mobil matic dimana transmisinya bersifat otomatis. Pada mobil manual sendiri, terdapat enam jenis gigi percepatan. Enam jenis gigi percepatan ini terdiri dari lima gigi untuk maju dan satu gigi untuk mundur. Selain itu, mobil manual menggunakan kopling untuk memindah transmisi gigi. Berikut pembahasan cara mengemudi mobil di tanjakan.

Maka dari itu, menggunakan mobil manual dan mobil matic pada medan atau jalan tertentu pastinya mempunyai cara yang berbeda-beda pula. Contoh saja untuk jalan yang menanjak. Pada mobil manual, ada beberapa tips dan trik khusus supaya kamu bisa dengan lancar melewati jalanan yang menanjak. Kalau kamu salah satu pemilik mobil manual, ada baiknya kamu cek tulisan di bawah ini. Di bawah ini kamu akan diinformasikan mengenai cara mengemudi mobil di tanjakan khusus untuk mobil manual. Simak terus penjelasannya ya!

Cara Mengemudi Mobil Di Tanjakan Yang Perlu Kamu Ketahui

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa melewati jalan yang menanjak dengan mobil manual. Berikut ada cara mengemudi mobil di tanjakan.

1. Gunakan Pedal Rem dan Kopling

Cara pertama adalah menggunakan pedal rem dan kopling. Terdapat beberapa jenis mobil yang mempunyai pedal rem dan kopling yang berdekatan. Kalau kamu salah satunya, cara ini akan lebih mudah untuk kamu gunakan.

Posisikan transmisi berada pada gigi 1. Untuk berhenti, kamu bisa menginjak pedal rem dan kopling secara bersamaan. Dengan begitu mobil akan berhenti sempurna dan mesin tetap menyala. Untuk kembali menjalankan mobil, lepas pedal kopling dan injak pedal gas hingga 2000 rpm. Saat menginjak pedal gas ini, lepas perlahan pedal rem hingga mobil kembali berjalan.

2. Gunakan Rem Tangan

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan rem tangan. Pada saat di tanjakan dan kamu ingin berhenti, hal yang harus kamu lakukan pertama adalah memposisikan tangan kiri pada rem tangan. Pastikan transmisi berada pada gigi 1. Setelah itu, posisikan kaki kanan tetap siaga menginjak pedal gas. Saat tiba waktunya kamu untuk berhenti, injak pedal kopling dan tarik tuas rem tangan.

Dengan begitu mobil bisa berhenti sempurna dan mesin tetap menyala. Untuk kembali menjalankan mobil, kamu bisa menekan tombol kuncian pada rem tangan. Hal ini dilakukan sambil melepas injakan pada pedal kopling dan menginjak pedal gas hingga 2000 rpm. Dengan begitu, mobil bisa berjalan kembali dengan perlahan.

3. Gunakan Pedal Rem

Hal terakhir yang bisa kamu gunakan adalah menggunakan pedal rem. Cara satu ini dirasa cukup sulit karena mengandalkan kecepatan dan kelincahan kakimu. Maka dari itu, direkomendasikan untuk mengikuti cara ini kalau kamu sudah terbiasa mengoperasikan mobil manual. Untuk melakukan cara ini, kamu bisa menginjak pedal kopling dan pedal rem secara bersamaan saat ingin berhenti di tanjakan. Di sisi lain, kalau kamu ingin mobil kembali berjalan kamu bisa melepas injakan pada pedal rem dan menginjak pedal gas hingga kecepatan 2000 rpm. Di saat itu juga, kamu harus mengangkat kakimu secara perlahan dari pedal kopling agar mobil tidak termundur ke belakang. Cara ini dikatakan sulit karena walaupun lebih mudah dari cara sebelumnya namun memiliki resiko mobil termundur ke belakang yang lebih besar.

Maka dari itu, cara ini disarankan untuk digunakan oleh orang yang sudah terbiasa menggunakan mobil manual. Itulah beberapa cara mengemudi mobil di tanjakan. Mudah bukan? Jadi, kamu sudah siap untuk mengemudi bersama mobilmu?

Pahami Harga Ban Truk dan Cara Pilihnya Agar Performanya Tetap Terjaga

Kendaraan besar dan berat truk merupakan salah satu jenis kendaraan yang jarang dimiliki banyak orang. Ya, ini tentu karena kegunaannya yang tak sepopuler kendaraan lainnya. Truk digunakan untuk mengangkut barang dan keperluan besar lainnya seperti pasir. Karena fungsinya inilah, truk lebih banyak dimiliki oleh pelaku bisnis yang bergerak di bidang-bidang tertentu. Selain karena kegunaannya itu, cara mengemudikan truk pun tak bisa oleh sembarang orang. Pengemudi truk harus memiliki SIM khusus untuk truk yaitu SIM B1. Untuk mendapatkan SIM B1, tentu ujian yang dilalui tak mudah. Pahami harga ban truk terbaik yuk.

Bagi para pemilik truk, perawatan menjadi satu hal wajib yang harus dilakukan secara rutin. Kendaraan besar ini memiliki perawatan khusus, sedikit berbeda dengan kendaraan mobil kecil penumpang lainnya. Mengecek performa mesin adalah satu yang harus diperhatikan. Karena kinerjanya yang berat, mesin truk tak bisa dibiarkan begitu saja. Keselamatan menjadi hal yang dipertaruhkan jika kinerja mesin diabaikan. Selain mesin, kondisi luar untuk ban truk menjadi hal mutlak juga untuk dilakukan perawatan. Memilih ban untuk truk diperlukan pemahaman yang sangat detail. Ini tentu saja karena menyangkut keselamatan saat berkendara. Kalau kamu sedang mencari ban truk dan kebingungan karena tak mengerti apa saja poin penting yang harus diperhatikan, perhatikan tips memilih ban truk di bawah ini:  

  • Kenali jenis ban  

Ban terdiri dari dua jenis yaitu ban bias dan ban radial. Ban bias terbat dari karet yang tebal dan terdapat alur di bagian dinding samping ban. Kemudian, permukaan ban bias dibuat dari benang yang ditenun dengan menyilang. Ban radial terbuat dari karet yang lembut dan lentur. Ban bias tidak memiliki tapak. Secara ketebalan, ban radial lebih tipis dibanding dari ban bias.  

  • Pahami kegunaan ban  

Secara khusus, ban bias dan ban radial memiliki keunggulannya masing-masing. Ban bias lebih kuat dalam menopang beban dan traksinya lebih baik saat digunakan untuk medan berlumpur. Untuk menempuh perjalanan yang tidak rata, ban bias adalah pilihan yang terbaik. Sedangkan ban radial memiliki daya cengkeram yang lebih pada permukaan aspal dibanding dengan ban bias. Untuk penggunaan di medan yang lurus seperti tol, ban radial adalah pilihan yang terbaik.  

  • Pilih ukuran yang tepat  

Tipe dan ukuran ban truk bervariasi. Kamu harus tahu betul ukuran berapa dan tipe ban yang mana yang kamu butuhkan. Kamu bisa mengecek plakat yang ada di laci truk atau buku panduan pemilik untuk memastikan ukuran dan tipe ban untuk truk kamu.  

Memilih ban truk memang tak mudah. Kamu harus berhati-hati dalam memilih ban truk karena ini berhubungan dengan urusan keselamatan. Di jalanan truk menjadi kendaraan yang cukup beresiko terjadi kecelakaan. Jika pengemudinya tak handal, bukan tidak mungkin tingkat kecelakaan akan meningkat. Dengan memilih ban truk yang benar, kamu bisa membantu menurunkan resiko terjadi kecelakaan truk di jalanan. Ban yang kualitasnya baik akan membantu pengemudi semakin nyaman saat berkendara sehingga resiko terjadi kecelakaan juga akan menurun. Mendapatkan ban truk tak hanya tentang harga ban truk saja, banyak hal penting yang perlu diperhatikan juga. Untuk memastikan hal lainnya saat memilih ban truk, kamu sebaiknya berkonsultasi lebih banyak dengan dealer atau bengkel agar mendapatkan ban yang performanya terdepan.  Pahami harga ban truk terbaik yuk.

Jenis Alur Pada Ban Mobil? Kenali Dan Cek Juga Harga Ban Mobil Pilihanmu!

Ban adalah bagian terpenting untuk mobil. Ban berfungsi sebagai pengarah kendaraan dan juga menopang beban dari kendaraan dan juga penumpang. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi ban semakin dibuat bervariasi dengan tujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Ban saat ini sudah diproduksi sesuai dengan kebutuhan tiap jenis mobil dan juga sesuai dengan ukuran masing-masing mobil. Setiap ban juga memiliki alur pada bagian luar yang memiliki fungsinya masing-masing. Sebagai pemilik kendaraan pastinya kamu juga harus mengenali jenis-jenis ban mana saja yang cocok untuk kamu gunakan. Jangan sampai salah memilih jenis ban karena bisa menyebabkan pengendara menjadi tidak aman dan rawan terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu berikut akan dijelaskan beberapa jenis alur pada ban dan apa fungsinya.

  1. Eco

Sesuai namanya alur pada ban yang satu ini ditujukan untuk ban yang ramah lingkungan. Alih-alih desain yang rumit jenis alur satu ini justru sangat simple dan tidak terlalu berlebihan. Ban satu ini didesain dengan tujuan untuk membuat hambatan ketika ban berputar menjadi rendah. Dengan menggunakan produk tipe satu ini kamu bisa lebih hemat dengan BBM karena penggunaan tenaga yang tidak terlalu besar. Namun untuk penggunaan ban satu ini kamu perlu berhati-hati jika menggunakannya untuk off road, umumnya ban satu ini hanya digunakan di jalan raya karena tingkat cengkeram dari alurnya yang kurang begitu kuat.

  • Semi Slick

Ban tipe satu ini banyak digunakan secara khusus untuk balapan. Ban satu ini memiliki alur yang memiliki daya cengkeram yang tinggi dengan tingkat sedikitnya alur air, sehingga akan sangat licin jika digunakan saat berkendara waktu hujan. Alur yang dibuat tidak terlalu banyak tapi cukup untuk mencengkeram aspal dengan kuat sehingga dapat membuat mobil menjadi lebih cepat.

  • Undirectional

Ban satu ini dikenal dengan ban satu arah. Ban tipe satu ini hanya akan maksimal ketika digunakan searah dengan bentuk alurnya. Alur satu arah ini umumnya digunakan untuk mobil sport. Ban tipe ini memiliki telapak berbentuk V atau seperti anak panah yang mampu membuang air ke arah samping. Dengan begitu ban satu ini lebih aman digunakan ketika hujan.

  • Alur Air Lebar

Jenis alur yang satu ini terlihat cukup lebar di bagian alurnya. Hal ini membantu agar performa membuang air cukup besar. Dengan begitu ban ini dapat lebih maksimal dalam mencengkeram aspal ketika dalam keadaan berkendara saat hujan. Namun dengan alur yang besar maka ban satu ini cenderung lebih bising ketika digunakan. Ban tipe satu ini juga memiliki luas karet yang minim untuk menempel pada aspal, sehingga penggunaan ban satu ini lebih dikhususkan untuk jalan berbatu atau berlumpur bukan jalan aspal yang umum untuk sehari-hari.

Dari keempat jenis alur tadi sudahkah kamu menemukan ban mana yang tepat untuk kebutuhan mobil kesayanganmu?  Pastikan untuk mengecek juga ukuran serta berbagai kelengkapan ban lainnya. Dapatkan ban berkualitas untuk berkendara yang lebih maksimal. Hati-hati terhadap ban palsu atau ban rekondisi. Cek juga harga ban mobil sebelum membeli. Pilih sesuai dengan kantong kamu ya. Dan nikmati berkendara nyaman dan aman dengan tipe ban yang tepat dengan alur yang tepat untuk kebutuhan berkendara kamu. Ini dia jenis alur pada ban mobil.

Bahan Apa Saja Yang Biasa Dibuat Untuk Bahan Dasar Velg? Lihat Juga Harga Velg Mobil!

Sebagai pecinta modifikasi mobil, melihat pelek pastinya menjadi salah satu ketertarikan sendiri yang menambah nilai kecantikan sebuah mobil. Secara umum untuk pelek sendiri ada beragam desain dan pastinya dengan beragam bahan dasar. Setiap bahan dasar pembuatan pelek yang digunakan memiliki tingkat ketahanan dan pastinya berpengaruh kepada berat dari pelek tersebut. Dengan berat dan ketahanan pastinya juga berpengaruh pada bagaimana mobil akan digunakan. Karena dengan ban dengan pelek yang besar pastinya akan mempengaruhi akselerasi bahkan hingga pada sistem pengereman. Oleh karena itu memilih pelek yang bagus pastinya menjadi salah satu kebutuhan yang wajib dilakukan dengan baik. Berikut akan dibahas beberapa jenis bahan dasar pembuat pelek yang bisa kamu pilih untuk mobil kesayangan kamu.  Bahan apa saja untuk membuat velg? Simak disini.

Pelek Baja 

Pelek yang terbuat dari baja ini sering disebut dengan pelek kaleng karena bentuknya yang mirip kaleng. Pelek satu ini dibuat dengan perpaduan antara besi dan karbon. Pelek baja dikenal sebagai pelek yang paling kuat dilihat dari bahannya serta beratnya. Pelek satu ini memiliki berat yang cukup tinggi sehingga minim adanya kemungkinan desain yang beragam karena pastinya untuk mendesain pelek ini akan jauh lebih susah. Jadi jika kamu memilih pelek satu ini jangan harapkan desain pelek bisa bervariasi.  

Pelek Alumunium  

Jenis pelek yang dibuat dari bahan ini merupakan jenis pelek yang paling banyak diminati di era modern seperti sekarang, Jenis ini memiliki kesan identik dengan mobil klasik atau retro. Umumnya para pecinta mobil klasik akan memodifikasi pelek mobilnya menggunakan pelek dengan bahan satu ini. Pelek alumunium sendiri dibuat dengan menggunakan paduan alumunium, magnesium dan juga nikel. Ketiga bahan ini membuat pelek alumunium memiliki ketahanan yang kuat namun memiliki bobot yang ringan. Pelek satu ini dikenal memiliki banyak desain menarik yang bisa dijadikan pilihan.   

Pelek Magnesium 

Pelek jenis ketiga ini terbuat dari magnesium. Pelek jenis satu ini termasuk pelek yang sudah jarang ditemukan. Pelek satu ini memiliki ketahanan yang lebih dibanding alumunium dan juga lebih ringan. Pelek satu ini didesain memiliki kemampuan meredam guncangan dan panas. Pelek satu ini jarang digunakan karena kelemahannya yang mudah mengalami korosi, inilah kenapa pelek jenis satu ini lebih banyak digunakan hanya untuk keperluan khusus seperti balapan mobil dan bukan untuk penggunaan harian.  

Pelek Carbon 

Jenis bahan pelek yang terakhir ini adalah carbon. Carbon fiber dikenal sebagai material yang ringan dan kuat dan kebanyakan digunakan pada mobil-mobil supercar. Proses pembuatan pelek dengan bahan satu ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan rumit sehingga dari segi harga pelek satu ini memiliki harga yang cukup tinggi.  

Dari berbagai jenis bahan di atas pastinya kamu sudah bisa menentukan mana pelek yang cocok dan sesuai dengan jenis mobil kamu. Jangan lupa juga untuk mengenali dari kemungkinan penggunaan yaitu berat dari pelek tersebut, jangan sampai malah membuat mobil menjadi tidak aman dikendarai karena memilih pelek yang terlalu berat. Kamu bisa melakukan survey terlebih dahulu atau review pemilik mobil lainnya. Selain itu kamu juga bisa berkonsultasi dengan ahli modifikasi mobil untuk menemukan jenis pelek mana yang tepat untuk mobil kamu. Dan pastikan harga velg mobil nya sesuai dengan budget kamu ya.  Bahan apa saja untuk membuat velg? Simak disini.

Yuk Kenali Jenis dan Harga Bohlam Lampu Mobil Sebelum Modifikasi Mobil

Lampu merupakan salah satu bagian terpenting dalam kendaraan, termasuk mobil. Apalagi jika kendaraan tersebut sering digunakan pada saat malam hari. Jika suatu kendaraan tidak dilengkapi dengan lampu yang terang, maka kita sebagai pengendara akan merasa kurang nyaman dan aman. Oleh karena itu, jika lampu bawaan mobil sudah mati atau rusak sebaiknya kita segera menggantinya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Yuk kenali jenis bohlamnya.

Namun, dalam memilih lampu bohlam untuk mobil tentu harga menjadi pertimbangan yang cukup penting setelah kualitas. Kalau kamu sulit menemukan harga bohlam lampu mobil yang murah di toko online, kamu bisa mencarinya secara online dan dijamin kamu akan mendapatkan lampu murah dengan kualitas terbaik untuk mobil kesayanganmu.

Kisaran Harga Bohlam Lampu Mobil dan Jenis-jenisnya

Lampu sebagai komponen penerangan mobil sering kali masih diabaikan manfaatnya. Beberapa orang hanya memanfaatkan penerangan lampu jalan ketika berkendara malam hari. Padahal, lampu mobil akan memberikan penerangan yang ekstra sehingga perjalanan menjadi lebih tenang. Nah, berikut ini beberapa jenis dan harga bohlam lampu mobil yang harus kamu ketahui!

Lampu Halogen

Halogen merupakan jenis bohlam yang paling banyak dijadikan lampu utama mobil. Keunggulan dari bohlam ini adalah memiliki filamen atau kawat pijar. Sayangnya daya listrik yang dibutuhkan oleh lampu jenis ini cukup besar. Namun, perawatan dari lampu ini sangat mudah dan harganya terjangkau. Lampu ini dijual di pasaran dengan harga mulai Rp 50.000 hingga ratusan ribu.

Lampu HID

Lampu HID (High Intensity Discharge) merupakan lampu yang menggunakan gas xenon yang dialiri listrik sebagai sumber cahayanya. Umumnya, cahaya yang dihasilkan oleh lampu ini lebih terang daripada lampu jenis halogen. Daya dari lampu ini pun lebih tahan lama dan tidak memerlukan watt yang lebih tinggi dibanding dengan lampu halogen. Di pasaran, lampu ini dijual mulai harga Rp 50.000 hingga jutaan rupiah.

Lampu LED

Light Emitting Diodes atau yang lebih dikenal dengan lampu LED merupakan jenis lampu yang memiliki tingkat terang lebih baik daripada lampu halogen dan  lampu HID. Selain itu, jenis lampu ini juga bisa lebih tahan lama daripada dua jenis lampu tersebut. Belakangan ini, lampu LED sedang gencar dicoba sebagai lampu utama mobil dan mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat. Harga jualnya pun sangat beragam, mulai dari puluhan ribu hingga mencapai Rp 1.000.000 tergantung kualitas.

Selain mengetahui jenis-jenis dan harga bohlam lampu mobil ada beberapa hal penting yang harus diketahui tentang lampu mobil. Jika kamu merasa intensitas cahaya yang dihasilkan oleh lampu mobil masih sangat kurang, kamu bisa menggantinya dengan bohlam yang berdaya lebih besar. Selain itu, kamu bisa memasang booster untuk meningkatkan arus listrik ke bohlam agar cahaya yang dihasilkan oleh bohlam halogen menjadi lebih terang.

Tips Mendapatkan Harga Bohlam Lampu Mobil Termurah

Semua orang pasti ingin mendapatkan kualitas yang baik meski juga mengharapkan harga bohlam lampu mobil yang paling murah. Jika kamu membeli produk tersebut secara online maka ada beberapa tips yang harus diperhatikan agar mendapatkan produk yang sesuai dengan keinginan. Pertama, pilihlah toko yang terbukti kredibilitasnya karena selalu menyediakan produk yang orisinal. Kedua, jangan membeli produk dengan harga yang terlalu miring karena bisa saja produk tersebut tidak orisinil. Ketiga, pastikan toko tempat kamu membeli barang menawarkan garansi toko. Terakhir, pilihlah toko yang berani menawarkan layanan pengembalian jika barang yang diterima tidak sesuai dengan harapan.

Itulah beberapa tips dan beberapa jenis bohlam lampu mobil yang banyak dijumpai di pasaran. Setelah membaca tips di atas, pastikan jangan sampai salah memilih produk karena mengganggu perjalanan Anda. Semoga bermanfaat! Yuk kenali jenis bohlamnya.

Mau Modifikasi Mobil? Cek Juga Jual Velg Mobil Ring 17!

Mobil merupakan alat transportasi yang saat ini sudah banyak dikembangkan mengikuti berbagai perkembangan teknologi yang ada. Hobi otomotif merupakan salah satu hobi yang banyak diminati oleh kaum hawa. Saat ini para pecinta mobil berusaha selalu memperbaiki mobilnya untuk menjadi lebih baik sesuai selera. Ada yang mengembangkan mobilnya agar semakin terlihat vintage. Namun juga bisa semakin modern. Semua dilakukan untuk mempercantik dan memperbagus kendaraan kesayangan. Salah satu modifikasi yang paling sering dilakukan adalah mengganti velg mobil. Dalam hal ini mengganti velg pastinya memerlukan pemahaman tersendiri. Berikut akan dibahas beberapa tips jika kamu ingin mengganti velg mobil kesayangan kamu. Mau modifikasi mobil? Baca selengkapnya!

Memilih velg mobil yang tepat pastinya perlu beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah lebar velg. Seperti yang kamu ketahui ukuran mobil pastinya tidak sama antara satu dengan yang lain maka begitu juga dengan ban. Setiap mobil memiliki standar ukuran velg masing-masing yang disesuaikan dengan ukuran ban pastinya. Lebar velg perlu diperhatikan karena hal satu ini bertujuan agar tidak perlu mengubah bagian kaki mobil. Kenali seberapa besar kendaraan yang akan kamu kendarai, jika memang kecil maka pastikan untuk menggunakan velg dengan ukuran kecil. Karena selain tidak akan nyaman, kesalahan memilih ukuran velg dapat menghambat laju kendaraan karena terlalu berat.

Tips kedua adalah perhatikan desain velg. Desain dari velg sendiri terdiri dari beberapa jenis, mulai dari jari-jari, mono-block, dan beberapa tipe lain. Untuk jenis mobil tertentu pastinya ada jenis-jenis velg yang memang cocok seperti velg mono-block yang akan terlihat gagah saat digunakan untuk kendaraan kecil seperti sedan. Kamu juga bisa menanyakan kepada penjual kira-kira velg mana yang cocok untuk mobil kesayangan kamu. Atau bisa juga melihat review dari beberapa mobil modifikasi yang sudah ada pastinya dengan tipe mobil yang sama dengan mobil kamu.

Untuk tips yang ketiga adalah pastikan untuk mengenali ukuran velg. Velg tidak lepas dari ukuran ban, jadi pastikan untuk mengenali ukuran ban mobil kesayangan kamu. Apabila ukuran ban kamu ada di ring 17 maka pastikan juga untuk membeli velg dengan ukuran ring tersebut di tempat jual velg mobil ring 17. Sesuaikan juga dengan ukuran mobil kamu ya, karena velg juga disesuaikan dengan beban yang ditahan dengan ban yang sesuai dengan ukuran mobil.

Tips yang terakhir adalah sesuaikan offset velg. Dalam hal satu ini pastikan untuk menyesuaikan ukuran velg dengan bibir tender. Jika memang ukuran pastinya adalah 20 maka kamu bisa cari yang ukurannya lebih besar, namun jika ingin lebih pas dan menempel pada bibir tender maka pastikan untuk mencari velg dengan ukuran yang lebih kecil agar bisa pas dengan bibir tender.

Selain dengan keempat tips di atas, kamu juga bisa langsung mengkonsultasikan dengan ahlinya untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Perbanyak juga membaca berbagai review modifikasi mobil yang akan cocok untuk untuk berbagai style. Dan pastinya sebelum memodifikasi mobil pastikan dulu selera kamu seperti apa, mau dijadikan seperti apa mobilnya, mau mendapatkan kesan seperti apa? Vintage kah? Modern kah? Atau mungkin ingin mobilnya berkesan maskulin? Semua ini ditentukan dulu sebelum melakukan modifikasi. Dan jadikan mobil nyaman dan makin keren dengan modifikasi yang tepat, dan pastinya dengan pilihan velg yang tepat juga. Mau modifikasi mobil? Baca selengkapnya!