Cara Irit Bensin Mobil dengan Mengenali Mesin

cara irit bensin mobil

Cara irit bensin mobil yang dapat kamu lakukan adalah dengan melihat spesifikasi dari kendaraan itu. Siapa sih yang nggak ingin kendaraan roda empatnya tetap dapat melaju kencang tanpa boros bensin? Semua orang ingin menghemat bensinnya, sehingga pengeluaran dalam hal ini nggak terlalu melonjak. Jangan sampai karena kamu ingin terlalu menghemat kamu harus menahan keinginan untuk ke luar rumah, bahkan sampai membeli bensin eceran yang dapat merusak kendaraanmu sendiri. Yuk simak cara irit bensin mobil kamu dengan mudah.

Bahan bakar dapat menentukan kesehatan mesin mobil kamu untuk jangka waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu sebaiknya kamu mengetahui spesifikasi mesin mobil agar dapat diisi bensin yang sesuai. Salah memilih bahan bakar juga justru membuat kamu semakin boros bensin lho. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan? berikut tips menghematnya.

  1. Ketahui Oktan dari Mesin Mobil

Bagi kamu yang baru saja memiliki mobil sendiri, penting rasanya untuk mengetahui oktan dari kendaraan tersebut. Apa itu oktan? Oktan adalah angka pada mesin yang ketika bensin terbakar maka akan menunjukkan berapa besaran tekanan maksimum yang diberikan. Jika kamu teliti lagi, bensin serta udara dalam bentuk gas pada mesin ini dapat terbakar dengan sendirinya sebelum percikan api pada busi mengenainya. Bisa dikatakan bahwa semakin kecil oktannya, maka akan semakin lama pula bensin terbakar.

Jika pembakarannya tidak spontan, maka mesin akan mengalami knocking. Kamu sebaiknya menghindari angka oktan menjadi terlalu rendah dengan cara memilih bahan bakar yang pas agar angka oktan sesuai dengan kompresi mobil tercinta. Pasalnya rasio kompresi mesin yang tinggi akan lebih cocok dengan bahan bakar dengan oktan yang tinggi pula.

Oktan memiliki nilai yang disebut dengan Research Octane Number (RON) di mana semakin tinggi nilai oktan maka akan menghasilkan timbal yang semakin sedikit dari adanya proses pembakaran. Oktan yang terlalu rendah akan lebih sulit untuk terbakar di mana bahan bakar akan lebih sulit untuk menguap. Hal ini akan menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar mobil.

  1. Kenali Rasio Kompresi

Setiap mobil memiliki rasio kompresi berbeda. Bahan bakar yang digunakan pun memiliki oktan yang berbeda pula. Maka kamu perlu  melakukan penyesuaian pada rasio kompresi mesin dengan nilai oktannya. Inilah sebabnya kamu harus mengenali spesifikasi kendaraan, yang dapat dilihat pada buku manual bawaan dari mobil tersebut. Atau kamu juga bisa mencarinya di internet sesuai dengan tipe mobil yang dimiliki.

Dengan mengenali rasio kompresi ini maka kamu diharapkan akan mengetahui rasio volume ruang pembakaran mulai dari kapasitas yang terbesar hingga terkecil. Jika merajuk pada piston, maka rasio yang disebutkan adalah rasio dari volume silinder serta ruang bakar ketika piston ada di titik mati bawah dan juga titik mati atas. Rasio kompresi yang cenderung tinggi dapat menimbulkan ekstrak mekanis yang cukup banyak dari campuran udara bensin pada mesin. Sehingga efisiensi dari termalnya akan tinggi.

  1. Mengetahui Jenis Mesin Mobil

Mesin mobil yang berbeda-beda membuat kamu harus mengetahui terlebih dahulu sebelum menentukan bensin, misalnya mesin diesel dan mesin bensin. Pertama adalah mesin diesel yang umumnya terpasang pada SUV, truk serta bis. Mesin diesel memiliki mesin berkapasitas besar dengan turbo sebagai pendongkrak tenaga.

Terdapat 3 titik nyala api yang lebih tinggi pada mesin diesel sehingga bahan bakar yang direkomendasikan adalah Pertamina Dex atau Dexlite dengan jenis solar. Sedangkan pada mesin bensin yang umum tidak sekompleks mesin diesel dan kamu dapat menggunakan bensin Premium, Pertamax, Pertalite serta Pertamax Turbo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *