Amplifier Mobil & Cara Mudah Memasangnya

Harus terjebak kemacetan seringkali menjadi musuh bagi semua pengendara. Sebab hal tersebut selain menyita waktu juga bisa membuat jenuh, marah sampai stres. Dan salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi suntuk saat terjebak kemacetan adalah dengan mendengarkan musik. Namun untuk mendapatkan kepuasan maksimal dalam mendengarkan musik tentu juga harus didukung dengan perlengkapan audio mobil yang mumpuni. Yuk simak cara memasang amplifier mobil yang tepat.

Kalau dirasa perangkat audio bawaan dari pabrik kurang mumpuni, kamu bisa menambahkan subwoofer, mengganti amplifier, mengganti speaker dan lainnya. Kalau dana terbatas, kamu bisa menggantinya secara bertahap. Misalnya dengan mengganti amplifier terlebih dahulu. Dan untuk memasang amplifier mobil juga tidak sesulit yang kamu kira, kok bahkan kamu bisa menggantinya sendiri. Dengan begitu bisa lebih hemat biaya juga, kan?

Apa Saja yang Diperhatikan dalam Memasang Amplifier Mobil?

-Menentukan tempat di mana amplifier akan dipasang

Bila kamu juga berencana memasang subwoofer, maka amplifier mobil bisa kamu pasang di tempat yang dekat dengan subwoofer. Tetapi bila hanya berencana memasang speaker saja tanpa subwoofer, amplifier dapat kamu tempatkan di bawah kursi bagian depan penumpang.

-Menyiapkan bahan dan perkakas yang diperlukan, antara lain:

  1. Cutter
  2. Tang
  3. Obeng (+) dan obeng (-)
  4. Isolasi
  5. Alat solder dan timah
  6. Kabel power (+) warna merah.

Untuk ukuran bisa sesuaikan dengan spesifikasi yang tertera pada buku manual yang pada umumnya salam satuan AWG. Semakin kecil AWG maka kamu membutuhkan kabel dengan diameter yang semakin besar. Contohnya untuk amplifier dengan daya 500 watt kamu membutuhkan kabel power berukuran 4 AWG. Sedangkan untuk panjangnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Pakai kabel seefisien mungkin supaya nantinya penataan kabel bisa lebih rapih.

  1. Kabel ground (-) warna putih yang besarnya sama dengan kabel power.
  2. Kabel RCA
  3. Kabel remote yang berfungsi untuk menghubungkan power amplifier dengan signal head unit.
  4. Kabel speaker
  5. Terminal kabel

-Keluarkan head unit dari dashboard dan periksa urutan dari kabelnya. Kemudian lepaskan speaker dari  dudukannya untuk lebih memudahkan saat merapikan kabel.

-Ikuti petunjuk pemasangan seperti di buku manual dengan benar, tentang urutan kabel yang harus dipasang, ukuran sekering dan lainnya.

Saat Pemasangan Amplifier Mobil, Ini juga Perlu Diperhatikan

Untuk menghindari terjadinya hubungan pendek pada listrik, pastikan kamu sudah melepas kabel (-) pada aki terlebih dahulu. Cara ini untuk mematikan sistem kelistrikan pada mobil kamu. Kemudian jangan lupa pasang kabel merah (+) dari aki lalu pasang sekering yang kemudian bisa dilanjutkan dengan menghubungkan kabel dari sekring ke amplifier. Untuk speaker, pada umumnya yang bawaan dari pabrik kurang mampu untuk menerima power dari amplifier yang baru.

Jadi untuk speaker lebih baik kamu upgrade sesuai dengan kebutuhan atau sesuaikan dengan amplifier yang kamu pasang, ya. Sedangkan untuk head unit, pastikan perangkat tersebut sudah mendukung line Rear L/R dan Front L/R. Jika kamu ingin suara bass yang lebih kaya dan mantap, bila dana mencukupi bisa menambahkan subwoofer.

Untuk mendapatkan produk amplifier mobil caranya juga mudah karena di pasaran banyak dijual dalam berbagai merek, tipe dengan harga yang bervariasi tinggal disesuaikan dengan bujet dan kebutuhan. Kamu bisa membelinya secara offline di toko langganan atau kalau mau cara yang lebih praktis bisa membeli secara online.

Head Unit Mobil & Cara Memasang untuk Pemula

Head unit mobil biasanya dijual jadi satu di dalam satu paket. Namun, saat kamu baru saja membelinya, kemungkinan kamu bakal minta bantuan teknisi toko untuk memasangnya. Sedikit banyak resikonya adalah sang teknisi bisa saja keliru mengatur rangkaian kabel pada peralatan tersebut. Ini bisa membuatmu harus datang kembali ke toko atau bengkel untuk perbaikannya.

Tidak masalah kalau lokasi tokonya dekat dari rumahmu. Akan tetapi, yang bikin ribet adalah ketika lokasi toko dan rumahmu berjauhan. Jadinya malah cukup merepotkan, bukan. Ini bisa menyita waktumu juga. Apalagi, sebenarnya kamu bisa memasang sendiri head unit pada mobilmu. Kamu cukup meluangkan waktu tidak lama untuk mempelajari caranya. Kemudian, kamu bisa langsung mencoba memasang head unit tersebut. Nggak sulit, kok. Mari simak caranya berikut ini:

Membaca Petunjuk dengan Teliti

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah membaca petunjuk lengkap yang sudah ada pada kemasan head unitnya. Kamu bisa memperhatikan langkah pemasangan head unit single din atau double din, khususnya jalur kabel yang benar. Ini biasanya juga sudah tercantum di body head unit-mu.

Coba perhatikan jalur kabel head unit dengan teliti, arahnya ke mana saja maka itu harus kamu ikuti. Boleh juga kalau kamu ingin memasang power audio amplifier agar suara speaker makin kencang. Biasanya, pemasangannya akan lebih rumit. Hal yang penting adalah kamu ikuti petunjuknya dengan saksama. Ikuti semua instruksinya agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Memperhatikan Kabel Secara Cermat

Kalau kamu sudah membaca petunjuknya dengan baik, maka berikutnya kamu harus memperhatikan kabel. Hal yang perlu kamu lakukan adalah mampu membedakan kabel-kabel yang ada pada komponen mobilmu. Jika kamu bisa membedakannya, maka ini akan sangat memudahkanmu dalam pemasangan head unit.

Sebab, sebenarnya memasang head unit mobil itu gampang. Konsepnya yaitu kamu perlu menyambungkan kabel positif ke ACC, aki dan kabel ground (negatif) secara langsung. Semua kabel ini akan saling terhubung. Kabel speaker juga termasuk ke dalam sambungan tersebut.

Berhati-Hati dengan Kabel Speaker

Selanjutnya, kita beralih ke kabel speaker. Jika kamu sudah membaca semua petunjuk, serta mempelajari kabel-kabel yang terdapat di paket head unit, sekarang saatnya kamu perhatikan kabel speaker di mobilmu. Coba kamu amati kabel yang tersambung ke speaker. Kalau kamu terbalik memasang kabel speaker, maka suara yang dihasilkannya pasti takkan enak didengar. Selain itu, tata suara kanan dan kiri juga tidak seimbang.

Apabila kamu kurang memahaminya, sebaiknya kamu pasang speaker satu per satu. Pasang dahulu speaker di kiri depan, baru kemudian pasanglah speaker di kanan depan. Kalau sudah, lanjutkan pemasangan head unit. Begitu sudah terpasang semuanya, kamu bisa mencoba menyalakan musik dari head unit, sekaligus mengatur keseimbangannya dari speaker.

Pemasangan berarti sudah benar kalau terdengar suara yang baik dari speaker kiri. Namun, kalau suara dari speaker kiri terdengar pelan dan yang di speaker kanan suaranya kencang, berarti suaranya tidak seimbang karena terjadi kesalahan pemasangan. Jadi, saat memasang, kamu perlu memastikan bahwa kondisi kabelnya tidak terbuka agar tak terjadi arus pendek alias korsleting.

Demikian cara memasang head unit mobil dengan benar. Meskipun baru pertama kali mencobanya, asalkan kamu mengikuti semua petunjuknya dengan teliti dan cermat, maka kamu bisa melakukannya sendiri. Hal yang penting adalah kamu menuruti setiap langkahnya supaya pemasangannya tepat dan tidak keliru.

Aksesoris Audio Mobil Wajib Kamu Punya

Jika kamu sangat menyukai dunia otomotif, bisa jadi kamu juga hobi mengutak-atik mobilmu. Terutama, audio mobil yang biasanya dilengkapi berbagai aksesoris untuk mendukung fungsi dan kegunaannya. Salah satu aksesoris audio mobil yang wajib kamu punya adalah amplifier. Sebenarnya, alat ini bisa dibilang familiar, tapi memang tidak banyak yang mengenalnya. Padahal, amplifier banyak digunakan untuk keperluan umum sehari-hari.

Utamanya, amplifier biasa dipakai untuk perangkat audio, yang digunakan untuk mendengarkan musik. Kehadiran amplifier sebagai aksesori pelengkap bisa mengencangkan volume suara dari yang tadinya kecil bisa menjadi lebih besar. Lantas, apa sebenarnya amplifier itu? Mari kita simak pengertian beserta fungsinya.

Apa Itu Amplifier?

Amplifier adalah suatu alat yang memiliki fungsi untuk mengubah sinyal input dari amplitudo rendah menjadi relatif tinggi, tapi masih tetap dalam frekuensi yang sama. Biasanya, sinyal output yang diperkuat tersebut merupakan suara audio dalam bentuk analog.

Umumnya, amplifier terdapat pada perangkat atau alat yang memiliki loudspeaker. Supaya alat-alat ini dapat bekerja, dibutuhkan tranduser yang berfungsi mengubah suara menjadi sinyal listrik. Kemudian, sinyal listrik dengan arus bolak-balik masih terus diperkuat tegangannya. Ini membuat hasil output-nya menjadi lebih besar.

Jadi, amplifier mengubah sumber sinyal suara dari alat tranduser. Misalnya, contoh yang paling umum adalah mikrofon yang dapat mengubah energi suara jadi listrik. Oleh karena itu, fungsi amplifier jika diuraikan memang tidak banyak tapi sangat penting untuk audio. Berikut fungsi amplifier:

1. Mengatur Karakteristik Suara

Amplifier berfungsi untuk mengatur karakteristik audio hasil output, seperti di antaranya yakni bass, middle, volume, treble dan balance. Apalagi, kalau perangkat audio tersebut memiliki komponen lainnya dalam bentuk AUX, biasanya ini bisa ditemukan di TOA. Maka dari itu, dengan adanya amplifier maka kamu bisa mengubah karakteristik suara yang dihasilkan, sehingga sesuai dengan yang diinginkan.

2. Menyesuaikan Suara Output

Ini fungsi lainnya dari amplifier, yaitu untuk menyesuaikan output atau suara yang dihasilkan. Jadi, adanya amplifier bisa mengubah sinyal suara output jadi menyerupai sinyal suara input. Ini baru bisa terjadi dengan adanya amplifier. Sebab, amplifier memiliki komponen pre-amp di dalamnya.

Di samping itu, biasanya pada perangkat audio seperti MP3 player, DVD player dan lainnya, ada karakteristik suara yang berbeda-beda. Maka dari itulah, komponen pre-amp berfungsi untuk menyamakan suaranya, sekaligus memperkuat hasil suara tersebut.

3. Menguatkan Suara

Pada dasarnya, ini merupakan fungsi utama dari amplifier. Sebagai alat penguat suara, amplifier dirancang dengan kemampuan untuk meningkatkan kekuatan sinyal audio. Sinyal yang diperkuat tersebut lantas dikeluarkan lewat gelombang suara dari loudspeaker.

Sebelum sinyal audio diperkuat, ada prosesnya yang terjadi di dalam amplifier. Proses tersebut adalah mengubah suara input menjadi sinyal listrik sehingga tegangannya pun naik. Ketika tegangannya sudah naik, maka hasil suaranya akan menjadi lebih besar juga. Di sinilah pentingnya amplifier.

Itu tadi sekilas tentang amplifier dan fungsinya. Kini kamu tahu mengapa amplifier merupakan aksesoris audio mobil yang wajib dimiliki. Jika kamu memasang amplifier dengan memodifikasi audio mobilmu, maka suara yang dihasilkan bisa terdengar lebih mantap. Kemudian, kamu juga bisa mengatur output suara sekaligus karakteristik suaranya, sesuai dengan keinginanmu. Kamu jadi sebebas itu mendengarkan musik. Pengalaman berkendara juga jadi senyaman itu. Dapatkan pilihan amplifier dengan kualitas terbaik di toko online.

Cara Memasang Speaker Mobil Yang Mudah

Ada kalanya, kamu ingin mengganti sistem audio bawaan mobil. Soalnya, audio bawaannya dirasa kurang memuaskan. Banyak penyebabnya, bisa jadi karena suaranya kurang mantap, atau bass-nya terlalu standar. Boleh banget kamu memasang speaker mobil untuk tambahan sistem audio atau mengganti yang lama dengan yang benar-benar baru. Semuanya bebas sesuai pilihanmu. Lagipula, kamu bisa memasangnya sendiri tanpa harus membawa mobilmu ke bengkel. Terutama jika kamu mengerti tentang otomotif. Yuk simak cara memasang speaker mobil yang mudah dilakukan sendiri.

Oleh karena itu, yang paling penting yaitu kamu benar-benar mengerti cara yang tepat untuk memasang speaker di mobilmu. Jika kamu tahu caranya, maka kamu bisa lebih mudah memasangnya sendiri. Ini juga lebih hemat karena kamu tak perlu mengunjungi bengkel untuk pemasangan speaker tersebut. Maka dari itu, mari kita simak cara yang tepat untuk memasang speaker di mobil.

1. Mengatur Jarak Antar Kabel yang Pas

Pertama-tama, kamu bisa memastikan dahulu bahwa kabel-kabel di subwoofer amplifier memiliki jarak yang berukuran pendek. Ini supaya mempermudah proses pemasangannya. Nantinya, amplifier bakal mengambil arus daya cukup besar dari sumber listrik atau accu mobil. Ini sebabnya kamu perlu memasang amplifier di chasis mobil. Setelah itu, hubungkan kabel remote dan head unit, sedangkan kabel plus dihubungkan dengan accu mobil.

2. Mempersiapkan Head Unit

Selanjutnya, kamu bisa mempersiapkan head unit. Lalu, tinggal ikuti panduan untuk memasang bodi kabel yang ada di bodi head unit. Setelah itu, dari head unit, output audio dimasukkan ke power amplifier audio. Kemudian, masukkan output power amplifier ke subwoofer dan pintu speaker.

3. Mengatur Bagian Rear Speaker

Setelah langkah kedua selesai, sekarang waktunya mensetting rear speaker. Bagian ini bisa di-setting dengan low pass filter atau LPF. Lalu, kamu tinggal menghubungkan output rear speaker dengan menggunakan speaker out woofer ukuran 12 inci.

4. Mengatur Power Amplifier

Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa ketika posisi head unit sedang off atau mati, maka kamu harus membuat power amplifier-nya off juga. Ini adalah saat kamu sedang tidak mendengarkan musik. Setting ini caranya sangat gampang, kamu bisa melihat bagian remote yang ada pada fitur head unit. Fungsi remote ini adalah alat yang mengoperasikan power amplifier dan head unit sehingga keduanya beroperasi secara harmonis.

Kamu bisa pastikan untuk menghubungkan kabel remote power amplifier ke power control di head unit dengan benar. Ketika ini terhubung, head unit harus on atau hidup. Ini berarti kabelnya mengirimkan sinyal listrik berdaya rendah secara otomatis, untuk ikut menghidupkan power amplifier.

5. Memasang Sekering

Langkah yang terakhir yaitu memasang fuse accu mobil atau sekering. Kamu bisa memastikan bahwa jarak ideal antara accu mobil dan kabel sekring kurang lebih 30 cm. Sebisa mungkin jarak tersebut tidak terlalu jauh maupun terlalu dekat dari lokasi panas mesin mobil. Kemudian, saat semua kabel sudah dipasang dengan tepat, kamu perlu mengikatnya agar rapi. Gunakan insulox untuk mengikat kabelnya supaya kelihatan makin rapi.

Demikian cara memasang speaker mobil yang baik dan benar. Tidak sulit, kok, yang penting kamu teliti dan juga berhati-hati saat memasangnya. Sebab, kamu akan bekerja dengan banyak kabel serta komponen sumber listrik yakni accu mobil. Namun, dengan berbekal pengetahuan serta kemampuan kamu di bidang otomotif khususnya mekanik kendaraan bermotor, nggak akan ada masalah berarti bagimu. Selamat mencoba.

Cara Memasang Audio Mobil yang Benar

Sistem audio yang berkualitas ini adalah sumber hiburan untuk kamu saat berada dalam kabin mobil. Nggak heran kalau beberapa pemilik mobil berani mengeluarkan banyak biaya tambahan demi memiliki sistem audio yang bagus. Namun para pemilik mobil juga harus selalu memperhatikan beberapa hal saat ingin berniat memasang audio. Kalau semisal terjadi kesalahan dalam proses pemasangan, maka suara yang dihasilkannya pun akan buruk. Berikut ini adalah beberapa cara memasang audio mobil yang benar:

Hati-hati Membongkar Dashboard

Banyak orang yang berpendapat pekerjaan memasang audio yang paling susah adalah ketika harus membongkar dashboard mobil lalu mengembalikannya di saat kamu harus menginstal kabel-kabel audio dari head unit ke power sampai kepada speaker. Akan tetapi yang terpenting adalah berhati-hati saat membongkar dashboard. Kamu harus meneliti supaya nggak ada kabel yang terlepas maupun terputus atau sampai ada bagian dashboard yang patah.

Untuk masalah penempatan power, kamu harus mengusahakan untuk meletakkannya di lokasi yang nggak mudah tersenggol oleh penumpang dan saat mobil mengalami guncangan. Terakhir, kamu harus memastikan bahwa nggak ada kabel yang sambungannya salah. Gunakan kabel yang berkualitas demi menghindari storing.

Perhatikan Masalah Kabel

Sistem audio sudah pasti akan dihubungkan oleh berbagai macam kabel yang berguna untuk menyalurkan listrik dari perangkat yang satu ke perangkat yang lain supaya bisa bersinergi dan menghasilkan suara yang bagus. Namun perlu kamu perhatikan bahwa kabel-kabel audio ini jangan sampai terkelupas. Jika kabel harus dipotong, maka ujung dari potongan kabel tersebut sebaiknya diisolasi dengan rapi agar nggak menimbulkan arus pendek nantinya.

Kabel-kabel ini sebaiknya kamu susun dengan rapi dan jangan sampai menumpuk dengan yang lainnya. Kamu bisa memilih kabel baterai dan speaker yang tebal serta berkualitas agar nggak mudah panas maupun terkelupas.

Cara Mengambil Sumber Listrik

Sumber listrik yang dapat kamu ambil untuk sistem audio mobil adalah diambil dari kepala aki positif dan negatif. Kamu harus selalu memastikan bahwa kabel audio yang berada di kepala aki ini sudah rapi. Kamu juga bisa menambahkan sekring. Sekring berguna untuk memutus arus listrik saat terjadi konslet. Kamu bisa mengamankan sistem audio saat mobilmu terjadi kerusakan arus pendek. Maka dari itu, cara mengambil sumber listrik perlu diperhatikan.

Aplikasikan Power Amplifier

Cara selanjutnya adalah dengan mengaplikasikan power amplifier, supaya aki nggak terlalu bekerja dengan berat, kamu bisa menambah kebutuhan listrik dari sistem audio. Alat ini berguna sebagai piranti elektronik.kamu perlu memperhatikan amplifier yang disambungkan dengan kabel speaker dan subwoofer. Pastikan kamu sudah menutupnya dengan solasi. Gunakan kabel yang sesuai dengan daya serta jauhkan kabel signal dan supply.

Speaker dan Subwoofer

Langkah yang paling efektif dalam memasang audio adalah dengan memasang subwoofer dan meningkatkan kualitas sistem audio. Akan tetapi kamu perlu memperhatikan tentang perangkat wajib yang direkatkan pada struktur inti mobil. Yang paling aman adalah dengan tidak membalutnya menggunakan double tape. Kamu bisa membuat dudukan dimana kakinya melekat pada bodi. Speaker dan box subwoofer yang tertempel di bodi ini dapat menghindarkan speaker tersebut saat ada guncangan. Keselamatan merupakan hal yang utama kalau hanya menggunakan solasi. Daya rekat bisa menurun disebabkan oleh panas maupun air. Jika perekat sudah menurun, nantinya akan mudah lepas, terutama saat kamu mengendarainya dengan cepat.

Sekarang sudah tahu kan cara memasang audio mobil, jadi nggak perlu repot-repot ke bengkel lagi. Kamu bisa memasangnya sendiri di rumah.

Mobil Bekas dan Cara Mudah Merawatnya Agar Awet

Di zaman sekarang, mobil sudah menjadi barang yang lazim dimiliki oleh setiap orang, terutama anak muda yang sudah memiliki mobil pribadi sendiri. Meskipun harganya sangat mahal untuk ukuran anak muda, tetapi anak muda zaman sekarang juga menyukai trend jual beli mobil second. Mobil bekas nggak selalu terlihat buruk kalau kamu bisa merawatnya dengan baik. Mobil bekas yang dirawat dengan baik tentunya akan terlihat seperti baru lagi. Maka dari itu, penting bagi kamu yang membeli mobil yang bekas untuk senantiasa rajin merawat mobil milikmu tersebut.

Setiap kendaraan sudah pasti memerlukan perawatan yang baik agar mesinnya bisa berfungsi dengan baik. Mobil yang bekas harus dirawat supaya dapat bekerja secara maksimal. Setiap perawatan tentu akan berbeda meskipun memiliki merek mobil yang sama. Akan selalu ada perbedaan tentang cara merawat mobil second.

Saat kamu akan membeli sebuah mobil baru, tentu kondisi mesin mobilnya masih baru tanpa ada kerusakan karena sudah melewati seleksi mobil. Namun akan berbeda ketika kamu membeli mobil yang sudah bekas. Kalau kamu habis membeli mobil yang bekas, sebaiknya kamu mengetahui tentang cara merawat mobil yang menjadi kunci utama agar mobil kamu juga bisa memiliki performa yang bagus.

Namun, nggak jarang merawat serta membersihkan mobil bagi sebagian orang adalah aktivitas yang berat, apalagi untuk mobil bekas yang terkadang mesin serta interiornya sudah nggak bagus lagi. Meskipun begitu, jangan putus asa karena masih ada banyak cara buat kamu yang punya mobil bekas untuk merawat dan menjadikannya seperti baru lagi. Berikut adalah cara merawat mobil bekas yang perlu kamu perhatikan.

Perhatikan Warna Mobil

Mobil kotor dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Kamu tentu menyadari bahwa penampilan fisik mobil yang bersih dan kinclong juga merupakan gambaran dari pemiliknya. Akan tetapi nggak banyak orang yang punya mobil paham tentang cara merawat mobil, terutama bagian cat supaya tetap bersih dan kinclong. Seringkali cat mobil semakin lama semakin terlihat pudar.

Apalagi mobil yang sudah lama dipakai oleh pemilik sebelumnya, justru harus mendapat perhatian dari kamu yang sudah membelinya. Membahas tentang perawatan mobil, tentu bagian warna cat harus menjadi perhatian. Warna yang terlihat mulus ini juga bisa menambah rasa percaya dirimu sebagai pemiliknya. Mobil yang catnya pudar dan terkelupas jika mendapat perawatan cat kembali akan bisa terlihat seperti baru lagi.

Periksa Komponen Mobil Secara Rutin

Langkah selanjutnya sebagai pemilik mobil yang perlu kamu lakukan adalah dengan memeriksa secara rutin komponen-komponen yang ada pada mobil bekasmu. Dimulai dari memeriksa bagian ban, rem maupun sok mobil untuk menghindarkan mobilmu dari berbagai macam kerusakan yang bisa menimpa mobilmu. Kamu bisa rutin membawanya ke bengkel supaya mobil bekas bisa mendapat perawatan yang lebih baik.

Rajin Mengganti Oli Mobil

Seperti yang kamu sudah ketahui, oli adalah pelumas yang punya fungsi penting dalam sebuah kendaraan. Oleh karena itu, kondisi oli pun juga harus kamu pastikan keadaannya baik-baik saja dan terjaga sehingga performa mobil kamu tetap optimal sehingga kamu harus rajin mengganti oli secara rutin. Kondisi oli yang telah lama tentunya bisa menyebabkan terjadinya gesekan-gesekan antar komponen yang bisa menyebabkan komponen mesin mobil cepat rusak. Hal ini yang menuntut kamu untuk rajin mengganti oli secara berkala sesuai dengan kebutuhan mesin mobilmu dan jarak yang sudah ditempuh oleh mobil milikmu.

Kredit Mobil Idaman dan Ketahui Tips Merawatnya

Mobil adalah barang tersier yang sudah pasti harus dirawat supaya tetap awet dan nyaman dibawa berkendara. Apalagi kalau mobil rutin dipakai, akan lebih banyak membutuhkan perawatan ekstra. Apapun jenis mobilmu, kamu nggak mau kan terjadi kerusakan seperti mogok di tengah jalan? Service berkala juga penting untuk membuat mobil tetap awet. Selain service, menjaga kebersihan mobil juga nggak kalah pentingnya. Buat kamu yang ingin membeli mobil, simak dulu beberapa tips perawatan mobil yang mudah ini sebelum kamu memutuskan untuk kredit mobil.

Mencuci Mobil

Minimal kamu mencuci mobilmu sepekan sekali supaya body mobilmu tetap bersih, mengkilap dan terhindar dari berbagai macam noda. Kalau kamu jarang mencucinya, maka noda tersebut juga akan semakin sulit dibersihkan. Apalagi kalau mobil yang kamu beli tersebut berwarna terang seperti warna putih, kotoran yang menempel akan lebih terlihat

Memilih Bahan Bakar yang Tepat

Selain mencuci mobil, kamu juga bisa memilih bahan bakar yang tepat. Kondisi mobil juga ditentukan dari bahan bakar yang dipilih. Salah satu usaha untuk merawat mesinmu agar tetap prima adalah memilih bahan bakar yang tepat. Kamu bisa memilih untuk mengisinya dengan pertalite atau pertamax.

Rajin Mengganti Oli

Kamu perlu tahu bahwa oli mesin punya masa kadaluarsa. Oli mesin punya kegunaan yang penting, yakni untuk melumasi mesin serta mengurangi adanya gesekan yang ada di dalam mesin. Kamu harus mengingat kapan kamu terakhir mengganti oli. Kamu bisa melihatnya di kertas service yang ada di mobil. Di sana akan tertera tulisan untuk mengganti oli berikutnya.

Mengisi Radiator Coolant

Salah satu komponen penting lainnya adalah radiator. Radiator berguna untuk mendinginkan suhu mesin. Kalau kamu baru memiliki mobil, maka kamu harus lebih sering untuk mengecek radiator. Jangan sampai radiator milikmu kekurangan air, karena ini bisa merusak mesin mobil. Kamu harus mengisi radiator dengan menggunakan radiator coolant.

Mengecek Cairan Mesin Mobil

Selain kamu harus mengecek oli mesin serta air radiator. Kamu perlu mengecek beberapa cairan mesin mobil lainnya seperti air aki dan minyak rem. Air aki harus kamu cek secara rutin setiap dua minggu sekali kalau kamu menggunakan aki basah. Untuk minyak rem, kamu harus memastikan bahwa minyak rem ini ada di atas batas minimum. Kalau mobilmu kekurangan minyak rem, hal ini bisa menyebabkan gangguan seperti rem blong.

Mengecek Timing Belt, Lampu, Busi dan Signal

Mobilmu memiliki timing belt, lampu, busi dan signal. Kalau semisal terjadi gagal fungsi, maka akan ada beberapa tanda untuk bisa memberimu informasi. Demi mencegah kerusakan, kamu bisa membawa mobilmu ke bengkel. Saat mobilmu masuk bengkel. Maka di sana mobilmu akan mendapatkan perawatan pada timing belt, lampu, busi dan signal.

Mengecek Kondisi Ban dan Kelengkapan Mobil

Selain mengecek perlengkapan di atas, kamu juga harus mengecek tentang kondisi ban serta kelengkapan mobilmu. Mengecek kondisi ban penting agar membuat perjalananmu aman. Dengan rajin mengecek kondisi serta kelengkapan mobil ini juga akan menjadikan mobilmu awet dan juga meminimalisir ongkos service.

Memeriksa Rem dan Kopling

Setiap kali mobilmu sudah menjangkau 10.000 sampai 50.000 km, kamu harus memeriksa kondisi kendaraanmu. Kamu bisa memperhatikan kampas kopling yang telah aus. Hal ini juga bisa menjadikan perpindahan gigi semakin terasa lebih berat. Kamu harus rutin untuk mengecek kondisi rem setiap menempuh jarak 20.000 km.

Nah, itulah beberapa tips merawat mobil yang bisa kamu terapkan sebelum kredit mobil idaman kamu.

Cara Mengendarai Mobil Manual Yang Benar

Mobil yang telah menjadi alat transportasi nyaman dan mudah kini telah mempunyai berbagai tipe dan kelengkapan fitur yang ada di dalamnya. Untuk kamu yang baru pertama kali mengendarai mobil sebaiknya memilih mobil manual. Ketika kamu bisa mengendarai mobil manual maka secara otomatis akan mudah untuk mengendarai mobil matic. Yuk simak cara mengendarai mobil manual yang benar ini.

Namun, banyak orang yang biasanya menyerah dulu sebelum mencoba untuk mengendarai mobil manual. Mobil manual memiliki fitur dan bagian yang lebih banyak apabila dibandingkan dengan mobil matic. Maka dari itu, bagi kamu yang pertama kali naik mobil manual disarankan untuk mengetahui bagian dan fitur yang ada di dalam mobil manual. Ada beberapa cara mengendarai mobil manual yang bisa kamu terapkan agar lancar dan mudah dalam mengendarai mobil.

Cara Mengendarai Mobil Manual Dengan Mudah Dan Cepat

Belajar cara mengendarai mobil manual sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mobil matic, hanya saja mobil manual memiliki lebih banyak fitur dan bagian yang harus disinkronkan agar mobil dapat bergerak. Bagi kamu yang ingin belajar cara mengendarai mobil manual dapat melihat ulasan berikut.

  1. Mengenali Fitur yang Ada Pada Mobil Kamu

Perkenalan merupakan suatu hal yang pertama kali harus dilakukan terhadap hal-hal baru. Hal ini juga berlaku apabila kamu ingin mengendarai mobil manual. Kamu harus mengenali fitur-fitur yang ada pada mobil kamu. Pelajari secara saksama fitur  yang ada pada mobil. Setiap merk mobil biasanya mempunyai fitur yang berbeda-beda. Mengenali mobil berdasarkan fitur yang ada di dalamnya tentu akan membantu kamu ketika akan mengendarai mobil tersebut.

Kamu bisa mengecek fungsi dari masing-masing fitur tersebut apakah dalam keadaan baik atau tidak. Apabila salah satu fitur dalam keadaan kurang baik kamu perlu memperhatikan dan memperbaiki hal tersebut agar tidak salah ketika digunakan berkendara. Hal yang tak kalah penting yaitu mencoba untuk memindahkan persneling atau gigi yang ada pada mobil. Perlu diketahui bahwa mobil manual menggunakan transmisi manual yang berdasarkan pada tuas gigi dengan angka 1-5. Untuk huruf R berarti mobil bisa dibuat dalam keadaan mundur.

  1. Belajar Untuk Menyeimbangkan Kopling Serta Gas

Banyak orang yang menyerah untuk belajar mobil manual karena tidak dapat mengendalikan kopling dan gas secara benar. Kamu harus tahu bahwa kunci keberhasilan dalam mengendarai mobil manual adalah terletak pada keseimbangan antara gas dan kopling. Ketika kamu akan menjalankan mobil yang telah terparkir maka pastikan kaki kiri berada pada kopling sedangkan untuk kaki kanan berada di bagian rem. Tangan kiri harus berada pada posisi rem tangan.

Kamu bisa secara perlahan menurunkan rem tangan dengan melepas kopling secara bersamaan. Kaki kanan yang berada pada rem juga dilepas secara perlahan. Ketika mobil telah bergerak maka kamu bisa menginjak gas secara pelan-pelan. Bagi kamu yang baru pertama kali mengendarai mobil manual tentu akan mengalami mobil yang tiba-tiba mati. Hal ini biasanya disebabkan oleh pelepasan kopling serta gas yang tidak seimbang. Maka dari itu, untuk menghindari mobil yang tiba-tiba mati kamu bisa menyeimbangkan antara gas dan kopling terlebih dahulu.

  1. Berlatih Untuk Dapat Memutar Setir

Setelah kamu berhasil dalam menyeimbangkan kopling dan setir kamu perlu untuk belajar dalam hal memutar setir. Setir sebagai pusat kemudi harus diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan selama mengemudi.

Begitulah cara-cara mengendarai mobil manual, semoga bermanfaat!

Cara Mengendarai Mobil Matic Transmisi

Ketika kamu memiliki mobil matic dengan transmisi hydraulic automatic pasti kamu akan bertanya-tanya bagaimana cara mengendarai mobil matic ini. Berbeda jenis transmisinya akan sedikit berbeda pula cara mengendarainya. Namun bisa dipastikan perbedaannya tak akan banyak.

Daripada terus bertanya-tanya atau khawatir mobil akan rusak karena penggunaan yang salah, berikut adalah beberapa cara untuk mengendarai mobil mesin matic dengan transmisi hydraulic automatic.

  1. Memahami Fitur Mobil

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah untuk memahami fitur mobil. Caranya adalah dengan memeriksa buku petunjuknya, atau mencari informasi fiturnya lebih lengkap di internet. Sebab, antara satu merek dan jenis mobil dengan lainnya bisa ada sedikit perbedaan pada fiturnya. Karenanya, selengkapnya tentang fitur mobil tidak bisa dibahas pada kesempatan ini.

Tentunya akan lebih untung dan lebih nyaman jika kamu menggunakan mobil yang sudah kamu ketahui fitur-fiturnya. Kamu bisa lebih memaksimalkan fungsi dan mengetahui fitur mana yang harus diaktifkan ketika membutuhkannya. Cara sederhana ini menjadi satu kesatuan dengan cara mengendarai mobil mesin matic, terutama untuk tipe transmisi hydraulic automatic.

  1. Memahami Urutan Tuas

Selanjutnya adalah untuk memahami urutan tuasnya. Sebab, nanti saat menggunakan mobil kamu akan terus berkutat dengan bagian ini. Bagian lain juga menjadi fokus, seperti misalnya setir dan pijakan kaki. Namun tetap saja sangat penting untuk mengetahui dan mengingat urutan tuas. Pastikan tuas berada di posisi shift lock ketika sudah tidak nyala.

Urutan tuas yang ada di mobil matic adalah P untuk Park, N untuk Neutral, D3 untuk gigi 3, 2 untuk gigi 2, dan L untuk gigi 1. Saat belajar mengemudi kamu akan diajari apa saja fungsinya masing-masing dan kapan harus menggunakannya.

  1. Melalui Tanjakan Tajam

Sesaat sebelum memasuki tanjakan tajam, pastikan mobil dalam kecepatan lebih atau maksimal. Jika tidak terbiasa, jauh sebelum memasuki tanjakan kamu bisa segera mengubah kecepatannya. Posisikan tuas di D2 sebelum masuk ke tanjakan. Namun jika sudah masuk ke tanjakan, posisikan tuas ke D3.

Terus kemudikan dengan tuas di D3 sampai kamu sudah berada di atas. Sebaiknya kamu tidak langsung panik ketika mobil berhenti, sebab yang namanya mobil matic tidak akan muncul ketika berhenti di tanjakan.

  1. Melalui Turunan Tajam

Karena ‘turunan tajam’, maka ada cara mengendarai yang juga harus kamu ketahui. Ketika kamu melalui turunan yang tajam sebaiknya hal pertama yang dilakukan adalah untuk memastikan posisi tuas berada di deretan D, atau lebih tepatnya di D3. Ini ditujukan supaya mobil tak melintas dengan cepat.

Setelah memastikan tuas berada di D3, posisikan kaki berada tak jauh dari pijakan rem. Ini bertujuan supaya kamu bisa menghindari hal-hal tak diinginkan ketika menuruni turunan tersebut. Jika posisi puas D3 tidak membuat mobil bergerak lambat, maka perlahan-lahan injak pedal rem. Juga pastikan kamu jaga jarak dengan mobil yang ada di depan, tentunya supaya kamu dan pengendara lain lebih aman.

Mungkin di awal kamu akan merasa sulit menggunakan mobil matic. Namun yang pasti, sebenarnya mobil matic lebih mudah dikemudikan daripada mobil dengan mesin manual. Belajar adalah sebuah proses, jika diawal kamu merasa kesulitan, maka suatu saat akan tidak lagi. Beberapa cara di atas disajikan sebagai cara mengemudi yang umum, semoga saja kamu terus mengingatnya saat mengemudikan mobil matic nanti. 

Cara Merawat Mobil Manual Biar Mesinnya Awet

Sangat wajib hukumnya bagi para pemilik mobil dengan mesin manual untuk mengetahui bagaimana cara merawat mobil manual. Bagian mesin mobil dengan jenis apapun memang membutuhkan perawatan pada bagian mesinnya. Namun untuk mobil manual, akan lebih membutuhkan perawatan untuk mesin. Tidak ada dampak yang serius jika bagian mesin mobil tidak terlalu sering dirawat. Namun sebagai pemilik mobil, pastinya kamu ingin memiliki mobil dengan keadaan yang terus baik-baik saja bukan?

Ada beberapa hal yang yang bisa dilakukan untuk mendukung terawatnya mobil manual. Apa yang bisa dilakukan ini tak lain adalah untuk merawat bagian mesin. Berikut adalah empat cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat mesin mobil manual. 

  1. Memastikan Kopling Normal

Cara pertama yang bisa kamu aplikasikan sesegera mungkin adalah untuk memastikan keadaan kopling normal. Kopling yang normal akan memberikan kenyamanan ekstra ketika mobil digunakan. Lalu bagaimana cara untuk mengetahui kondisi kopling baik-baik saja?

Caranya adalah dengan memperhatikan perseneling ketika digerakkan. Tuas persneling yang terasa berat ketika digerakkan, bisa menjadi tanda bahwa kopling tidak baik-baik saja. Kopling yang tidak baik-baik saja ini paling sering disebabkan kampas yang sudah aus. Karena kampas yang aus, persneling akan lebih sulit digerakkan, sehingga mengganggu kenyamanan mengemudi.

Kamu bisa mengunjungi bengkel untuk memperbaiki kampas dan kopling ini supaya bisa lebih nyaman untuk mengemudi yang selanjutnya. 

  1. Mengecek Oli

Untuk selanjutnya kamu juga bisa melakukan pengecekan oli. Kamu tidak perlu mengunjungi bengkel atau memanggil seseorang yang yang pintar dalam bidangnya. Ada hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memastikan oli yang ada di dalam mobil masih baik-baik saja. Caranya adalah dengan meneteskan sedikit saja cairan oli ke dalamnya. 

Jika saat diteteskan terlihat ada serpihan-serpihan kecil benda padat, maka artinya oli harus diganti. Tanpa melakukan cara ini pun pastinya kamu sudah tahu bahwa per sekian ribu kilometer oli memang harus diganti. Perhatikan betul kapan oli harus diganti sesuai dengan buku petunjuknya. Semakin rutin oli diganti, maka mesin pada mobil manual akan terus bekerja dengan baik. Yang mana pada akhirnya bisa mempengaruhi usia mobil. 

  1. Merawat Aki

Aki juga harus dirawat karena Pastinya kamu tidak ingin mobil akan mogok ketika digunakan nanti. Cara yang sangat sederhana untuk diaplikasikan dalam merawat aki adalah memastikan ketinggian air pada level yang seharusnya. Di setiap wadah aki, akan ada garis penanda yang bisa kamu jadikan tolak ukur. Selanjutnya kamu juga bisa memanfaatkan voltmeter untuk mengukur tegangan aki. Hal ini dilakukan supaya kamu mengetahui apakah aki masih dalam keadaan baik atau harus diganti atau diperbaiki. 

  1. Mengisi Secukupnya Air Radiator

Air wiper atau air radiator yang cukup akan sangat mempengaruhi performa mobil ketika digunakan. Karena mempengaruhi performanya, kenyamanan menggunakan mobil juga bisa terpengaruhi oleh air ini. Oleh karena itu, cara merawat yang selanjutnya adalah untuk memastikan bahwa air radiator yang terisi sudah cukup. Kamu juga harus segera mengganti air radiator jika memang sudah dibutuhkan. 

Mungkin akan terasa sulit untuk mengaplikasikannya sebagai orang awam. Namun setelah satu kali mencobanya, kamu tidak akan bingung lagi kedepannya. Maka dari itu, lebih baik sesegera mungkin untuk mencobanya supaya kamu bisa menjadikannya sebagai rutinitas untuk mendukung usia mobil yang panjang.